History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma berharap sikap bermuhibah antar Selat Taiwan bisa diterusklan setelah saling dibebaskannya agen intelijensia

  • 30 November, 2015
  • Editor
Presiden Ma berharap sikap bermuhibah antar Selat Taiwan bisa diterusklan setelah saling dibebaskannya agen intelijensia
Juru bicara Kantor Kepresidenan Charles Chen Yi-hsin

(Taiwan, ROC) Saling dibebaskannya agen intelijensia yang ditangkap oleh kedua belah Selat Taiwan pada bulan Oktober lalu adalah konsekuens dari sikap bersahabat yang ditampilkan usai digelarnya Pertemuan Ma-Xi, yaitu pertemuan antara Presiden ROC Ma Ying-jeou dan Presiden RRT Xi Jinping (習近平) beberapa waktu lalu.

Atas hal ini, Presiden Ma telah mengungkapkan rasa gembira dan berharap sikap saling bermuhibah antar Selat Taiwan ini bisa diteruskan, demikian dikemukakan juru bicara Kantor Kepresidenan Charles Chen Yi-hsin (陳以信), Senin (30/11).

Hal yang dimaksud adalah dibebaskannya Kolonel Chu Kung-hsun (朱恭訓) serta Hsu Chang-kuo (徐章國) yang sudah dipenjarakan hampir satu dasawarsa atas tuduhan espionase oleh pihak Daratan Tiongkok, dan dibebaskannya mata-mata Daratan Tiongkok Li Zhihao (李志豪) oleh pihak Taiwan.

Chen mengatakan, “Ini adalah hasil dari sikap bermuhibah yang ditampilkan melalui Pertemuan Ma-Xi. Presiden Ma sangat gembira melihat Chu dan Hsu bisa bereuni bersama keluarganya. Beliau juga berharap interaksi bermuhibah anytar Selat Taiwan ini bisa diteruskan dan membuahkan lebih banyak hasil konkrit di masa depan.”

Untuk diketahui, ini adalah pertama kali dalam sejarah di mana Taiwan dan Daratan Tiongkok saling membebaskan agen intelijensia yang ditangkap, dianggap sebagai peristiwa bermakna penting bagi perkembangan politik dan sejarah antar Selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore