History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Taiwan bersedia mentaati dan mengimplementasikan kesimpulan pengurangan emisi karbon UNFCCC

  • 30 November, 2015
  • Editor
Presiden Ma: Taiwan bersedia mentaati dan mengimplementasikan kesimpulan pengurangan emisi karbon UNFCCC
Presiden Ma menemui wakil-wakil peserta Simposium Teknologi dan Keinsinyuran Modern Taiwan-Jepang ke 31

(Taiwan, ROC) Meskipun bukan negara anggota Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa Bangsa atas Perubahan Iklim (UNFCCC), Taiwan sangat bersedia mentaati dan mengimplementasikan kesimpulan pengurangan emisi karbon yang dicapai dalam konperensi UNFCCC putaran Paris.

Demikian ditegaskan Presiden Ma Ying-jeou ketika menemui wakil-wakil peserta Simposium Teknologi dan Keinsinyuran Modern Taiwan-Jepang ke 31 di Kantor Kepresidenan, Senin (30/11).

Melalui kata sambutannya, kepala negara mengemukakan, dia selalu memrihatinkan upaya pengurangan emisi karbon sejak dilantik sebagai presiden, dan sehubungan dengan akan segera dibukanya konperensi UNFCCC putaran Paris, dia dan pejabat-pejabat berwenang telah melaksanakan perlawatan ke berbagai tempat pekan lalu untuk menginspeksi pelaksanaan kebijaksaan bersangkutan.

Presiden Ma mengatakan, “Kami akan meneruskan upaya mempromosikan Taipei Baru, Taichung, Tainan dan Yilan sebagai empat kota dengan emisi karbon rendah, dan membangun Penghu serta Kinmen sebagai pulau emisi karbon rendah. Kami harap lingkaran hidup karbon rendah di Taiwan utara, sentral, selatan dan timur bisa selesai dibangun pada 2020, agar target menghemat energi melalui pengurangan emisi karbon bisa terwujud.”

Ma juga mengemukakan, insiden pembocoran nuklir pada saat terjadinya gempa dahsyat 3-11 di Jepang diharapkan bisa menjadi contoh bagi berbagai kalangan di Taiwan dalam penetapan kebijaksaan perkembangan energi di masa depan.

Di Taiwan ada banyak suara berlainan perihal penggunaan sumber energi nuklir, maka pengalaman Jepang bisa dijadikan pelajaran sangat berguna bagi Taiwan, tutur Ma.

Komentar

Terbarumore