(Taiwan-ROC) – Pada tanggal 27 November waktu setempat, Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Saint Lucia, Ray Mou (牟華瑋) bersama dengan Menteri Perdagangan Pengembangan Bisnis, Investasi dan Urusan Konsumen Saint Lucia, Emma Hippolyte, bersama sama membuka acara Pameran Persahabatan Perdagangan Taiwan-Saint Lucia ke-8 (8th Annual Taiwan-Saint Lucia Partnership Trade Exhibition).
Gubernur-Jenderal Saint Lucia, Dame Pearlette Louisy, Wakil Perdana Menteri, Philip J Pierre, Ketua Dewan Perwakilan dan Ketua Senat, Menteri Pengembagan Sosial, para anggota Dewan serta para perwakilan pengusaha dari keduabelah pihak juga ikut serta meramaikan acara ini, dan diperkirakan dihadiri sekitar ratusan orang.
Ray Mou dalam pidatonya mengatakan, Pameran Persahabatan Perdagangan Taiwan-Saint Lucia sudah diadakan selama 8 tahun berturut. Tahun ini, jumlah pengusaha dari keduabelah pihak yang ikut serta sekitar 60 perusahaan dan ini telah menjadi salah satu kegiatan penting antar keduabelah negara. Tahun ini juga, pihak pengusaha Taiwan menawarkan banyak produk yang beragam, termasuk lampu LED bertenaga surya, peralatan kegiatan ruang terbuka, produk kesehatan, mesin pemotong baja dan produk elektronik (3C) lainnya. Setiap tahun, para pengusaha dari kedua negara sangat menantikan acara pameran perdagangan ini sehingga menjadikan acara ini sebuah media perturkaran pemikiran bagi kedua belah pihak dimana dapat ditemukan ide-ide baru yang menjadi kemenangan bersama.
Ray Mou mengatakan, tahun ini pemerintah bersama bekerja sama dengan Kementerian Pengembangan Sosial mengadakan program bimbingan belajar serta kegiatan amal dan penggalangan dana. Mendorong para peserta untuk bersama-sama memberikan sumbangan untuk membantu keluarga yang kesulitan ekonomi di Saint Lucia supaya mendapatkan pendidikan yang lebih layak.
Menteri Pembangan Sosial, Harold Dalsan, dalam pidatonya juga menyampaikan terima kasih kepada Republik Tiongkok yang selama ini telah membantu Saint Lucia terutama bagi kelompok yang lemah. Taiwan merupakan rekan penting bagi Saint Lucia terutama karena pada pameran tahun ini mengadakan kegiatan sosial sehingga menambah makna dari pameran ini.
Emma Hippolyte juga dalam pidatonya, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah dan masyarakat Republik Tiongkok atas dukungannya sehingga pameran ini dapat berjalan lancar serta yakin bahwa pameran ini mempunyai kontribusi besar atas ekonomi dan perdangangan antar Taiwan dan Saint Lucia. Berharap dikedepannya, akan lebih banyak lagi pengusaha Taiwan yang hadir dalam pameran ini dan melalui media ekonomi dan perdagangan kedua belah pihak, dapat meningkatkan Saint Lucia ke dunia internasional.
Pada pembukaan acara, dimulai dengan pemotongan pita oleh Gubernur-Jenderal, Dame Pearlette Louisy, Wakil Perdana Menteri, Philip J Pierre, Ray Mou dan Emma Hippolyte. Kegiatan yang diselenggarakan bersama antara Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Saint Lucia dengan Menteri Perdagangan Pengembangan Bisnis, Investasi dan Urusan Konsumen berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 27-29 November 2015 waktu setempat.