(Taiwan, ROC) Kandidat presiden dan wakil presiden dari partai berkuasa Kuomintang (KMT) yaitu Eric Chu Li-luan (朱立倫) dan Jennifer Wang Ju-hsuan (王如玄) menyelesaikan pendaftaran sebagai calon presiden dan wakil presiden di kantor Komisi Pemilihan Umum Sentral (CEC) di Taipei, Rabu (25/11) pagi.
Usai pendaftaran, Chu menegaskan kepada pendukungnya, dia berharap pemilu presiden kali ini bisa berlangsung secara positif melalui debat kebijaksanaan, dan bukannya bersifat negatif seperti apa yang terjadi terhadap cawapresnya dalam beberapa hari silam.
Chu Li-luan mengatakan, “Sejak raya resmi mengumumkan Wang Ju-hsuan sebagai calon wakil presiden, partai oposisi Partai Progresif Demokratik (DPP) dan kamp hijau menggunakan berbagai cara dan saluran untuk mengintervensi pemilu. Pemilu negatif ini akan merusak makna demokrasi Taiwan. Saya rasa kita harus kembali ke pemilu positf melalui diadakannya debat kebijaksanaan untuk mendiskusikan apa yang harus dilakukan Taiwan untuk melangkah ke dunia, bagaimana selanjutnya mempromosikan keterbukaan ekonomi, dan bagaimana meninggikan upah dan melindungi hak tenaga kerja.”
Perihal kritikan yang dilontarkan kalangan oposisi terhadap masalah kekayaan Wang Ju-hsuan, Chu memberitahukan wartawan dan pendukungnya, dia telah meminta Wang menyampaikan penjelasan.
Wang, sementara itu, membawa setumpuk dokumen pelaporan kekayaan untuk diperiksa oleh kalangan media. Dia menegaskan, dokumen-dokumen tersebut akan dengan jelas menyangkal kritikan dan kecaman kalangan oposisi.
Sekedar informasi, CEC membuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden hingga 27 November. Kemarin, Selasa (24/11), capres Partai Pertama Rakyat (PFP) Soong Chu-yu (宋楚瑜) dan cawapresnya yaitu ketua partai Minkuotang Hsu Hsin-ying (徐欣瑩) menjadi pasangan pertama yang menyelesaikan pendaftaran.