(Taiwan-ROC) Beberapa hari lalu, 32 Universitas Antar Selat Taiwan, termasuk Universitas Nasional Taiwan (NTU), The Chinese University of Hongkong (CUHK), Shanghai Jiao Tong University (SJTU) menandatangani kerja sama isi buku, dikedepannya akan merekomendasikan daftar jurnal akademik Tionghoa pada dunia internasional
Rektor NTU, Yang Yang-chi, hari Jumat (20/11) menegaskan, jumlah orang Tionghoa di dunia mencapai 1/6 dari penduduk seluruh dunia, Bahasa Mandarin juga memiliki banyak unsur seperti halnya konfusianisme yang memiliki pemikiran, kaligrafi dan lain sebagainya, yang apabila dikemukakan dalam Bahasa Inggris “citra nya akan berbeda”, untuk itu universitas dari berbagai penjuru antar selat Taiwan telah sepakat, akan bersama-sama mempromosikan jurnal Tionghoa pada dunia internasional, agar budaya Tionghao dikenal dunia.
Yang Yang-chi mengatakan, “Agar dunia mengetahui budaya Tionghua, anda seharus secara khusus membawa budaya dan ilmu sosial dalam jurnal ke dalam dunia internasional, membawa pada dunia internasional bukan berarti menerjemahkannya ke dalam Bahasa Inggris, bukan begitu, dunia internasional merupakan evaluasi yang baik, ini adalah target yang kita tetapkan, seharusnya dalam kurun waktu satu tahun sudah dapat dijalankan.
Yang Yang-chi menyampaikan, universitas-universita antar selat Taiwan akan membandingkan jurnal Bahasa Inggris, menetapkan pola penulisan, standar penilaian, dan sistem mekanisme yang tepat dan benar, agar jurnal Bahasa Mandarin yang dievaluasi dapat diakui secara internasional.