(Taiwan, ROC) - Komisi Perekonomian Yuan Legislatif, hari Kamis tanggal 19 November mengkaji rencana keuangan Kementerian Perekonomian. Wakil Meteri Ekonomi Zhuo Shi-chao, saat ditanya media mengatakan, pembahasan Kerangka Kerjasama Ekonomi (ECFA) yang ke-12 akan dilaksanakan pada tanggal 21 November mendatang. Kementerian Ekonomi berencana akan menyelesaikan pembahasan sebelum akhir tahun ini.
Deputi Bidang Industri Kementerian Keuangan, Wu Ming-ji mengatakan, pembahasan ECFA kali ini akan menitik beratkan pada 4 industri besar termasuk papan panel, petrokimia, otomotif, alat mesin serta industri kecil menengah dan industri tradisional. Dalam pembahasan ini akan mengusahakan proyek ekspor langsung, negosiasi yang menguntungkan dari keadaan dunia internasional dan mencari lebih banyak ruang agar akar industri tetap berada di Taiwan.
Wu Ming-ji mengatakan, “Panel sudah seharusnya diperjuangkan, karena jumlah perdagangan sangat besar. Selain Panel, tiga industri utama adalah industri tradisional dan industri kecil menengah juga termasuk dalam industri tradisional. Apabila ECFA dapat selesai ditandatangani, tekanan dari luar akan berkurang banyak. Semoga dengan usaha ini dapat meninggalkan akar di Taiwan.”
Terhadap apakah dengan menurunkan tarif pajak dapat menguntungkan Perjanjian Perdagangan Bebas Daratan Tiongkok-Korea (FTA)? Wu Ming-ji mengatakan, bersamaan dengan hubungan antar selat yang semakin membaik, tidak hanya FTA, Kemitraan Trans Pasifik (TPP) juga akan memberikan hasil yang baik. Kementerian Ekonomi akan berusaha memperjuangkan ruang lebih bagi produsen Taiwan.
Pihak luar juga sangat memperhatikan apabila hasil pembahasan dibawa ke Yuan Legislatif akan mendapat halangan. Terhadap hal ini, Wu mengatakan, permasalahan di depan belum dapat dipastikan, namun Kementerian Ekonomi dalam kapasitasnya akan berusaha menyelesaikan tanggung jawabnya.