History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Hubungan Antar Selat yang Baik Eratkan Hubungan Taiwan dan Amerika

  • 17 November, 2015
  • Editor
Presiden Ma: Hubungan Antar Selat yang Baik Eratkan Hubungan Taiwan dan Amerika
Presiden Ma: Hubungan Antar Selat yang Baik Eratkan Hubungan Taiwan dan Amerika

(Taiwan, ROC) – Hari Selasa tanggal 17 November, Presiden Ma Ying-jeou saat menerima kunjungan rombongan Kelompok Cendekiawan Pusat Keamanan Amerika Baru atau CNAS, di Istana Kepresidenan menyampaikan bahwa Undang-Undang Hubungan Taiwan dan Amerika telah diberlakukan selama 36 tahun. Dan dalam kurun waktu 7 tahun terakhir ini, boleh dikatakan memasuki masa yang paling damai dan stabil. Presiden Ma menegaskan bahwa hubungan Taiwan dan Amerika dipengaruhi oleh hubungan antar selat. Untuk itu dirinya berupaya memperbaiki hubungan antar selat, dan setelah 66 tahun berlalu, baru dapat mencapai masa yang paling damai dan stabil. Hal ini tentu akan memberikan pengaruh dalam mempererat hubungan Taiwan dan Amerika.

        Presiden Ma menjelaskan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Presiden, telah berupaya semaksimal mungkin untuk memperdalam kepercayaan sesama pejabat instansi antara Taiwan dan Amerika. Hal ini juga telah dapat terlihat dari hasil yang dicapai, dan semuanya berkaitan dengan semakin stabilnya perkembangan hubungan perdamaian yang terjadi antar selat. 

     Presiden Ma mengatakan, “Hubungan antara Taiwan dengan Amerika, boleh dikatakan banyak dipengaruhi oleh hubungan antar selat. Oleh sebab itu sejak saya duduk di kursi pemerintahan, berupaya semaksimal mungkin memperbaiki hubungan antar selat.”

        Berkenaan dengan Pertemuan Ma-Xi yang dilakukan sebelumnya, Ma menyebutkan bahwa baik Gedung Putih, Kongres Amerika dan 9 anggota Kongres Amerika yang menyatakan dukungan terhadap pertemuan tersebut. Selain itu dari pihak Jepang, Singapura, Uni Eropa, Rusia, Korea Selatan, semuanya juga memberikan pernyataan dukungan atas pertemuan yang bersejarah tersebut.

        Presiden Ma menyampaikan bahwa Pertemuan Ma-Xi memiliki 4 arti yang mendalam. Pertama adalah memberitahukan kepada dunia bahwa kedua belah pihak pimpinan masing-masing pihak berkeinginan untuk menyelesaikan masalah persengketaan selama ini dengan cara yang damai, sehingga mampu menjadi sebuah contoh teladan bagi masyarakat dunia internasional. Kedua, masing-masing pihak memiliki kesepahaman akan pengakuan terhadap Konsensus 92 yang telah terbentuk selama 23 tahun. Konsensus 92 akan menjadi kunci pondasi penting bidang politik dalam hubungan antar selat. Ketiga adalah membangun sebuah‘Jembatan lintas laut’ antar pimpinan masing-masing pihak, sehingga dapat tercapai sebuah keseimbangan yang saling menguntungkan antar selat. Keempat, adalah untuk pertama kalinya pimpinan pihak Taiwan dapat bertatap muka langsung dengan pimpinan Daratan Tiongkok, dan bersama-sama menghadapi masalah kemiliteran dan juga ruang terbang yang ada di Selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore