(Taiwan, ROC) Antisipasi terhadap kemungkinan diturunkannya suku bunga oleh Amerika Serikat Desember nanti, ditambah dengan peristiwa serangan teroris di Perancis, telah mengakibatkan munculnya kecenderungan penarikan kapital asing secara besar-besaran dari Bursa Saham Taiwan (TAIEX).
Menurut statistik, jumlah kapital asing yang ditarik berjumlah melampaui USD 60 milyar dalam enam hari transaksi terakhir, membuat indeks TAIEX sempat turun ke level musiman terendah 8.340 point pekan lalu.
Perihal kekhawatiran terus anjloknya TAIEX disebabkan faktor-faktor tak tetap tadi, pemerintah telah berencana menggunakan Dana Keamanan Nasional untuk mengamankan pasar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Chang Sheng-ford (張盛和) ketika menghadiri sidang interpelasi di Yuan Legislatif pada hari Senin (16/11).
Chang mengutarakan, terjadinya peristiwa serangan teroris di Perancis yang merupakan pusat finansial di Eropa pasti akan menimbulkan dampak terhadap pasar moneter global, maka Kementrian Keuangan sudah siap-siap menggunakan Dana Keamanan Nasional untuk melindungi TAIEX.
Mengenai berapa besarkah nilai dana yang akan dipergunakan, Chang menegaskan, fungsi Dana Keamanan Nasional adalah untuk memulihkan kepercayaan investor dan melindungi tatanan TAIEX, maka besar atau kecilnya nilai dana yang dipakai bukan hal paling penting.
Chang Sheng-ford mengatakan, “Fungsi utama Dana Keamanan Nasional untuk memulihkan kepercayaan investor dan melindungi tatanan pasar bursa. Berapa besarkah jumlah dana yang akan diterjunkan bukan masalah paling penting, sebagaimana sebelumnya, dana tersebut pernah dipakai ketika indeks TAIEX turun ke 7.400 point dan indeks segera naik kembali sebanyak 1.500 point. Itu sudah cukup. Jumlahnya bukan masalah. Yang harus diketahui, pemerintah akan selalu memperhatikan dan melindungi kestabilan pasar.”
Sementara itu, tentang kapan dana tersebut akan mulai diterjunkan ke pasar, Chang menerangkan, evaluasi akan dilaksanakan terhadap standar kepanikan pasar dan bukan berapa besar keanjlokan indeks TAIEX.