(Taiwan, ROC) Pameran Internasional untuk Penemu Muda (International Exhibition for Young Inventors, IEYI) resmi dibuka di Balai Kota Taipei Baru di Distrik Banqiao, Senin (16/11), dipartisipasi oleh sekitar 500 pelajar dari 10 negara, antara lain Jepang, Malaysia, Thailand dan Taiwan.
Presiden Ma Ying-jeou menghadiri upacara pembukaan dan menegaskan melalui kata sambutannya, dipromosikannya pendidikan nasional 12 tahun oleh pemerintah tidak hanya untuk mengurangi tekanan bagi pelajar, juga bertujuan membimbing para pelajar untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan melalui pelatihan diri, termasuk melalui proses penemuan.
Ma mengatakan, “Yang kita usahakan adalah melatih para pelajar untuk secara individu menyelesaikan masalah yang dihadapi, menetapkan strategi, mencari sumber dan menemukan jawaban. Para pelajar diharapkan bisa belajar melalui proses ini sehingga kelak bisa mempunyai kemampuan untuk mengatasi masalah yang dihadapi.”
Secara keseluruhan, ada 107 karya penemuan yang dipamerkan dalam pameran priode ke 11 ini. Diantaranya, karya-karya yang menarik perhatian mencakup “kunci brankas anti-karat” yang terbuat dari baja karya pelajar Thailand, “kunci labirin berkode” karya pelajar SMP Guo Hua di Yilan, Taiwan timur laut, serta “rumah energi hijau” karya murid SMA Nanshan di Kota Taipei Baru.