History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Mengutuk Aksi Penyerangan di Perancis

  • 14 November, 2015
  • Editor
Presiden Mengutuk Aksi Penyerangan di Perancis
Presiden Mengutuk Aksi Penyerangan di Perancis

(Taiwan-ROC) – Pada tanggal 13 November malam waktu setempat, terjadi serangan terorisme terparah di kota Paris Perancis dan diperkirakan ratusan orang meninggal dunia akibat serangan ini. Presiden Ma Ying-jeou pada 14 November pagi saat perjalanan menghadiri perayaan ulang tahun China University of Technology yang ke 50, juga membicarakan aksi penyerangan ini. Presiden mewakili Republik Tiongkok menegaskan, meminta kepada Kementerian Luar Negeri untuk memeriksa sekaligus memastikan keamanan warga yang berada disana.

Pada tanggal 14 November, pagi hari saat menghadiri acara ulang tahun China University of Technology yang ke 50, dalam pidatonya, Presiden Ma menjelaskan keakrabannya dengan sekolah ini dan sesaat sebelum meninggalkan kampus, menyempatkan diri untuk menyampaikan beberapa pesan terkait serangan terorisme di Perancis terhadap media.

Kepala negara mengatakan, serangan terorisme Perancis menyebabkan banyak korban. Presiden mewakili pemerintah Republik Tiongkok serta kekerasan masyarakat, menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa bagi keluarga yang menjadi korban. Selain itu Presiden juga meminta kepada Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Perancis untuk segera memastikan keamanan warga yang berada disana. Presiden Ma mengatakan, “Saya juga meminta Kementerian Luar Negeri dan Kantor Perwakilan yang berada di Perancis untuk memeriksa secara detil dan menjaga keamanan warga kita seperti pekerja, pelajar serta turis, menghindari terkena pengaruh serangan terorisme.”

Presiden menegaskan, Taiwan dan Perancis saat ini sependapat mengutuk kekerasan. Semoga keadaan di Perancis dapat segera kembali normal.

Juru bicara kepresidenan, Charles I-hsin Chen mengatakan, Kementerian Luar Negeri telah menghubungi Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Perancis pada kesempatan pertama dan menyampaikan rasa dukannya. Kantor Perwakilan juga segera melakukan tindakan perlindungan darurat dan akan sepenuhnya membantu warganya yang berada di Perancis.

Komentar

Terbarumore