History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Warga Taiwan Aman dari Aksi Penyerangan di Perancis

  • 14 November, 2015
  • Editor
Warga Taiwan Aman dari Aksi Penyerangan di Perancis
Warga Taiwan Aman dari Aksi Penyerangan di Perancis

(Taiwan-ROC) – Terhadap aksi penyerangan terorisme terparah yang terjadi di Perancis pada tanggal 13 November malam waktu setempat, Biro Pariwisata menyampaikan bahwa saat ini terdapat 5 grup pariwisata Taiwan yang berada disana dan semuannya dalam keadaan aman. Namun masih ada beberapa turis perjalanan pribadi yang masih belum dapat terhubungi oleh Kantor Perwakilan.

Biro Pariwisata mengatakan, saat ini ada 5 grup pariwisata yang berada di Perancis dan terbagi atas 2 grup dari agen perjalanan Spunk berjumlah 70 orang dan 3 grup dari agen perjalanan Cola berjumlah 75 orang, dan semua dalam keadaan baik-baik saja setelah terhubung dengan tour leader. Kepala Bidang Usaha Biro Pariwisata Lai Ping-jung (賴炳榮) mengatakan, “Terdapat sekitar 5 grup pariwisata yang ada di Perancis. setelah terhubungan dengan tour leader, diperoleh informasi bahwa keadaanya baik-baik saja. Saat ini, daerah yang menjadi sasaran penyerangan terorisme di Perancis adalah tempat dimana masyarakat setempat sering berkumpul, namun tur pada umumnya jarang mengadakan perjalanan ke tempat-tempat tersebut.”

Selain itu, 1 grup perjalanan dari agen perjalanan Artisan, akan tiba di Perancis siang hari ini. Biro Pariwisata telah mengingatkan kepada agen perjalanan untuk lebih hati-hati dan apabila dibutuhkan dapat segera menghubungi Kantor Perwakilan setempat untuk meminta bantuan. Untuk yang melakukan perjalanan pribadi, sampai saat ini masih ada beberapa warga yang belum menghubungi Kantor Perwakilan, sehingga masih menunggu kepastian lebih lanjut.

Biro Pariwisata mengatakan, saat ini Perancis tengah memasuki musim dingin, sehingga grup yang menuju ke Perancis berkurang, termasuk musim sepi. Selain itu, tempat kejadian merupakan lokasi berkumpulnya masyarakat setempat dan kebanyakkan agen perjalan tidak mengatur kesana.

Dikarenakan Kementerian Luar Negeri telah mengeluarkan lampu abu-abu sebagai tanda peringatan, Biro Pariwisata mengatakan, apabila masyarakat merasa tidak aman, kami dapat memberikan bantuan pengaturan ulang atau pemindahan grup.

Komentar

Terbarumore