History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu: Masih Belum Dipastikan Siapa Yang Diutus Untuk Kunjungan Kenegaraan

  • 06 May, 2014
  • Editor
Kemenlu: Masih Belum Dipastikan Siapa Yang Diutus Untuk Kunjungan Kenegaraan
Taiwan Bantu Perawatan Kesehatan Kepada Masyarakat Panama

(Taiwan, ROC) Negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan, El Salvador dan Panama akan mengadakan pelantikan presiden baru, masing-masing dijadwalkan pada tanggal 1 Juni dan 1 Juli mendatang akan diadakan upacara inagurasi, masyarakat luar sempat mempertanyakan apakah Presiden Ma Ying-joeu akan direncanakan untuk menghadiri upacara pelantikan tersebut.

 

Kemenlu divisi konsuler urusan Amerika latin pada hari ini(6) mengatakan, telah menerima surat undangan dari El Salvador, saat ini sedang mengatur hal yang terkait, pada saat itu akan mengutus pejabat tingkat tinggi untuk menghadiri upacara tersebut, namun pejabat yang diutus belum dipastikan; mengenai Panama, karena baru selesai pemilu, hingga juga belum dapat dipastikan.

  

Kepala kantor perwakilan urusan Amerika Latin, Antonio Yeh De-guey(葉德貴) mengatakan: “kami pasti akan mengutus pejabat untuk ikut menghadiri, namun masih dalam proses pengaturan, sehingga belum dapat kami sampaikan siapa yang akan diutus menjadi pimpinan delegasi ini. Panama baru menyelesaikan pemilu, kemarin baru usai kegiatan pemilihan, sehingga siapa yang akan diutus, kami masih belum mendapat surat undangan.”

  

Presiden Panama baru menjabat, Juan Carlos Varela pada tahun 2010 saat menduduki posisi sebagai wakil menteri luar negeri pernah berkunjung ke Taiwan, selain pernah bekerjasama dan menandatangani perjanjian pemulangan orang yang diadili, selain itu presiden Ma juga pernah menerima penghargaan kehormatan khusus. Pada tahun 2014, mantan menteri luar negeri, Timothy Yang Chin-tien sempat bertemu dengan Juan Carlos Varela, sempat membuat presiden Panama saat itu, Ricardo Martinelli merasa tidak senang, hubungan baik antara Varela dengan pejabat tinggi Taiwan. 

Komentar

Terbarumore