(Taiwan, ROC) – Rombongan untuk forum khusus petinggi Ekonomi dalam rapat APEC dari Taiwan telah siap diberangkatkan. Rombongan juga melakukan pertemuan terlebih dahulu dengan Presiden Ma Ying-jeou di Istana Kepresidenan pada hari Rabu tanggal 11 November. Dalam pidatonya, Ma menyebutkan bahwa Taiwan tengah berupaya memperjuangkan keikutsertaan menjadi keanggotaan dalam Kerjasama Trans Pasifik atau TPP dan Kerjasama Ekonomi Komprehensif Regional atau RCEP. Untuk itu Ma meminta rombongan dapat menggunakan ajang forum APEC untuk menyampaikan keinginan Taiwan bergabung di dalamnya.
Saat menerima rombongan khusus dari Taiwan untuk rapat APEC bidang ekonomi yang ke 23, Ma menjelaskan bahwa sebagai anggota dari APEC, Republik Tiongkok terus mendorong kebebasan perdagangan dan ikut serta dalam kerjasama ekonomi regional. Nilai produk Taiwan, perkembangan teknologi dan kontribusi dalam melakukan investasi di luar negeri, juga telah dapat membuktikan Taiwan memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian di kawasan Asia Psifik.
Presiden Ma Ying-jeou mengatakan, “Benar-benar sangat diharapkan jika Mantan Wakil Presiden Vincent Hsiao yang menjadi pimpinan rombongan, dapat menggunakan kesempatan ini untuk menyuarakan tekad Taiwan dalam keiikutsertaan dalam keanggotaan TPP dan RCEP, selain itu juga tengah berupaya melakukan musyawarah dengan berbagai instansi di negara terkait.”
Presiden Ma mengutarakan bahwa rombongan ini akan menjadi rombongan terakhir yang diutus oleh dirinya selama masih duduk menjabat sebagai presiden. Jika sebelumnya telah memberikan hasil rapat yang baik, maka ke depannya diharapkan Taiwan bisa berkesempatan menjadi lokasi penyelenggaraan forum APEC.
Ketua rombongan, Vincent Hsiao menyampaikan bahwa dirinya pasti akan menjalankan tugas yang diberikan, untuk dapat menyampaikan niat tekad Taiwan, sehingga mampu memperoleh dukungan dari negara lain. Dengan adanya dukungan, maka Taiwan dapat menciptakan kondisi keikutsertaan yang lebih baik lagi. Forum APEC yang diselenggarakan di Filipina pada tanggal 18 dan 19 November, Vincent Hsiao juga akan menggunakan kesempatan kunjungan kali ini untuk dapat bertemu dengan para Tionghwa Perantau di sana, guna meningkatkan hubungan perekonomian dan perdagangan antara Taiwan dan Filipina.