History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Ma-Xi / 3 Pokok Harus Disampaikan Baru Disebut Bersejarah

  • 07 November, 2015
  • Editor
Pertemuan Ma-Xi / 3 Pokok Harus Disampaikan Baru Disebut Bersejarah
Tsai: 3 Pokok Harus Disampaikan Baru Disebut Bersejarah

(Taiwan-ROC) – Calon Presiden dari Partai Progresif Demokrat (DPP), Tsai Ing-wen (蔡英文), hari ini 7 November 2015 mengatakan, apabila dalam pertemuan Ma-Xi, Presiden Ma Ying-jeou dapat menyampaikan, melindungi hak memilih rakyat Taiwan, menjaga dan mempertahankan demokrasi dan kebebasan rakyat Taiwan dan tidak mengganggu kepemerintahan antar keduabelah pihak, barulah bisa dinyatakan pertemuan yang bersejarah. Selain itu Tsai juga mengingatkan Ma untuk tidak lupa atas apa yang dia janjikan saat sebelum berangkat.

Atas pertemuan Ma-Xi yang menjadi pusat perhatian dunia internasional, Ketua Umum yang juga calon Presiden dari Partai DPP, Tsai Ing-wen mengatakan, ada yang menyebutkan ini merupakan pertemuan bersejarah, namun menurutnya ini hanya karena keduabelah pihak belum pernah bertemu, jadi hanya berita biasa.

Tsai Ing-wen mengatakan, untuk memenuhi persyaratan menjadi hal yang bersejarah, Presiden Ma Ying-jeou harus menunjukkan nilai dan perubahan sudut pandang dari demokrasi dalam pertemuan Ma-Xi dimana hal tesebut dapat membawa perubahan dalam hubungan antar selat. Tsai mengatakan, “Saya berharap dalam pertemuan Ma-Xi hari ini dapat mewujudkan 3 hal sebagai berikut: pertama, dalam pertemuan ini dapat menyampaikan sikap melindungi hak memilih rakyat Taiwan, sikap menghormati nilai demokrasi, yaitu mempertahkan kondisi saat ini, mempertahakan kondisi demokrasi Taiwan saat ini. Kedua, dapat menunjukkan semangat perdamaian antar selat tanpa ada interupsi politik atau interupsi lainnya. Karena perdamaian yang sebenarnya berasal dari dalam hati dan tanpa ada syarat apa pun. Ketiga, kesamaan hak dan martabat nasional kedua pihak. Apabila ketiga hal ini dapat disampaikan, barulah dapat menjadi peristiwa bersejarah.”

Media menanyakan apakah Tsai khawatir aka nada perubahan atas apa yang dinyatakan Presiden bahwa tidak akan apa penandatangan apappun? Disini Tsai mengingatkan Presiden Ma Ying-jeou bahwa tidak mengingkar janji merupakan persyaratan seorang pemimpin.

Komentar

Terbarumore