(Taiwan, ROC) - Direktoral Jenderal Budget, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) tanggal 5 November mengumumkan data statistik terbaru Indeks Harga Konsumen (CPI) yang mengalami kenaikan 0,09% dibandingkan bulan sebelumnya, atau mengalami penambahan 0,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014, angka ini menunjukkan kenaikan selama 2 bulan berturut-turut. DGBAS beranggapan, berhubung dengan harga barang sudah kembali menghangat, maka tidak ada kekhawatiran terjadinya deflasi.
DGBAS menegaskan, CPI Oktober meningkat 0,31%, penyebab utamanya adalah lebih tingginya hari sayuran, buah-buahan, produk daging dan laut jika dibandingkan dengan tahun lalu, selain itu harga makanan olahan, makanan cepat saji dan lainnya juga mengalami kenaikan, tetapi karena harga bahan bakar minyak dan listrik mengalami penurunan, ini mempengaruhi tidak terlalu besarnya kenaikan CPI.