(Taiwan-ROC) Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying-jeou membeberkan, “pertemuan Ma-Xi” sebagai awal baik membangun sebuah jembatan, berguna sebagai jembatan untuk menyembrangi sungai bagi presiden berikutnya dalam menyelesaikan masalah antar selat Taiwan. Ketua partai oposisi, Partai Progresif Demokratik, Tsai Ing-wen, yang juga sebagai kandidat calon presiden yang diunggulkan partainya, hari Kamis (5/11) menanggapi, dengan prinsip saling “menghormati kesetaraan, keterbukaan informasi dan tidak melibatkan premis politik” antar selat Taiwan, apabila para politikus mengikuti ke 3 prinsip ini, DPP dapat melihatnya dengan pandangan positif.
Tsai Ing-wen mengatakan, meskipun masyarakat social memandang pertemuan pemimpin antar selat Taiwan dengan pandangan positif, tetapi “pertemuan Ma-Xi” merupakan masalah politis yang sangat sensitive, para pemimpin tidak saja harus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, tetapi harus juga memiliki system dan prosedur demokratis yang lengkap, karena tanpa dasar dukungan rakyat dan demokrasi, maka landasan dasar jembatan ini tidak akan kokoh
Tsai Ing-wen mengatakan, “dukungan rakyat dan demokrasi merupakan pilar yang sangat penting bagi jembatan ini, apabila masyarakat Taiwan dan para pemimpin Taiwan tidak membangun system yang diperlukan, mengikuti prosedur yang diperlukan, agar masyarakat Taiwan dapat turut dalam prosedur kebijakan penting ini, agar kongres dapat memonitor, agar informasi dapat terbuka dan transparan, jika tidak jembatan antar selat Taiwan tidak akan kokoh
Tsai Ing-wen juga mengemukakan, apabila ia terpilih sebagai presiden Republik Tiongkok, asalkan memenuhi persyaratan “keterbukaan informasi, kesetaraan martabat, masyarakat Taiwan mendukung”, maka tidak menutup kemungkinan diadakannya “Pertemuan Tsai – Xi”, tetapi mempertimbangkan saat ini adalah masa menjelang pemilu, untuk itu kemungkinan diadakan “Pertemuan Tsai – Xi” tidak tinggi.
Tsai Ing-wen mengatakan, “setelah tanggal 16 Januari, apabila saya terpilih sebagai presiden, dengan situasi memenuhi persyaratan yang disebutkan tadi, kami juga tidak menutup kemungkinan itu.”
Terkait ada masyarakat yang unjuk rasa menentang “pertemuan Ma-Xi”, Tsai Ing-wen mengemukakan, DPP menunjukkan rasa hormat, tetapi tidak akan dengan mengatasnamakan partai turut dalam gerakan ini. Tsai juga menghimbau dalam proses “pertemuan Ma-Xi”, Presiden Ma Ying-jeou memberika informasi terkait secara terbuka, sehingga masyarakat memiliki kesempatan meninjau kebijakan in