(Taiwan, ROC) – Presiden Ma Ying-jeou menyebutkan bahwa dirinya bersedia untuk memberikan laporan kenegaraan terkait Pertemuan Ma-Xi dalam rapat di Yuan Legislatif. Untuk hal ini, partai KMT mulai melakukan sosialisasi permintaan dukungan dari anggota legislator lainnya, agar dapat mengajukan undangan permintaan kehadiran Presiden Ma Ying-jeou dalam rapat Yuan Legislatif, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan sistim pelaksanaan yang sesuai dengan Undang-Undang Dasar. Ketua Pelaksana Program Rencana Partai KMT, Lai Shi-bao memperhitungkan waktu sosialisasi yang diperlukan, dan perubahan agenda rapat, maka undangan permintaan kehadiran Presiden Ma Ying-jeou paling cepat dapat diselenggarakan pada tanggal 9 November mendatang.
Ketua Yuan Legislatif, Wang Jing-pyng menuturkan kepada media, jika kesepakatan semua partai terjalin, maka undangan permintaan kehadiran tersebut dapat dilaksanakan pada tanggal 9 November mendatang. Tetapi Wang juga menjelaskan bahwa Yuan Legislatif tidak memiliki hak untuk mengawasi Presiden, sehingga tidak dapat meminta Presiden untuk mengikuti rapat interpelasi. Tetapi jika ada kesepakatan dari semua partai, maka tentu dapat dirumuskan sebuah sistim interaksi antara Presiden dengan Yuan Legislatif.
Wang Jing-pyng mengatakan, “Saat itu banyak yang berpendapat apakah memungkinkan ada anggota legislator yang mengajukan pendapat, pertanyaan ataupun pandangan, kemudian memberikan waktu bagi Presiden untuk menyampaikan laporan secara keseluruhan. Cara yang dipergunakan ini bukanlah cara interpelasi, karena cara interpelasi akan melanggar Undang-undang Dasar negara.”