(Taiwan, ROC) – Insititut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) pada hari Rabu tanggal 5 November mengumumkan prediksi terkini laju pertumbuhan ekonomi tahunan Taiwan pada angka 0,83% dimana merupakan lebih rendah dari prediksi CIER yaitu 0,9% dan menjadi lembaga prediksi kedua yang berpendapat laju pertumbuhan ekonomi Taiwan tidak mencapai angka “1”.
Direktur Pusat Prediksi TIER Gordon Sun menganalisa, turunnya harga minyak awalnya menguntungkan konsumen, namun ternyata selain tidak untung malah menjadi rugi, angka ekspor Taiwan belakangan ini merosot 2 dijit, konsumsi domestik di kuartal III dari yang hangat menjadi dingin, berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Anggaran, Adminstrasi dan Statistik (DGBAS) pertumbuhan ekonomi untuk 3 kuartal masing-masing, 3,84%, 0,52% dan -1,01%. TIER memprediksi untuk kuartal IV akan lebih baik dari kuartal III yaitu 0,25% sehingga untuk tahun ini sulit mencapai angka “1”.
Sun menyampaikan, “Secara keseluruhannya fundamental ekonomi belum membaik, ingin merubah kuartal IV dan III dari -1 menjadi 1 sangatlah sulit. Saat ini ekspor masih belum terlihat membaik, bila di kuartal IV tidak mencapai 0,8% atau 0,9% maka untuk tetap pada angka 1 akan menjadi masalah, untuk kuartal IV masih patut dipertimbangkan, pertumbuhan ekonomi tahunan kira-kira hanya pada angka sekitar 0,83%.”
Untuk tahun depan, TIER berpendapat akan lebih baik namun pergerakannya sangat lambat, diprediksi dibandingkan tahun ini akan naik 1,01%, yaitu 1,84%.
TIER menyebutkan, tahun depan Taiwan akan menghadapi hasil pemilihan umum, kebijakan moneter Amerika Serikat, meredanya ekonomi Daratan Tiongkok, saat ini ekonomi Taiwan bagaikan dalam terowongan hsuehshan yang macet, diperkirakan setidaknya baru akan membaik sampai dengan kuartal pertama.