History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden, Percepat Perjanjian Visa Liburan Kerja

  • 04 November, 2015
  • Editor
Presiden, Percepat Perjanjian Visa Liburan Kerja
Presiden, Percepat Perjanjian Visa Liburan Kerja

(Taiwan, ROC) – Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou (馬英九) hari ini (4/11) saat menerima kunjungan dari Ketua Perwakilan Perancis, Benoit Guidee menyampaikan, interaksi di berbagai bidang antara Taiwan dengan Perancis sudah sangat banyak, sampai saat ini sudah ada 8 negara di kawasan Eropa yang telah menandatangani Perjanjian Liburan Kerja dengan Taiwan, presiden berharap penandatanganan dengan Perancis dapat dipercepat.

Ma menyampaikan, hubungan kerjasama diberbagai bidang dengan Perancis sangat dekat, dari segi perdagangan, untuk kawasan Eropa, Perancis adalah mitra dagang Taiwan ke-4, setelah Jerman, Belanda dan Inggris. Untuk kerjasama di bidang teknologi adalah kedua terbesar setelah Amerika Serikat.

Kepala negara juga menyinggung soal perjanjian visa berlibur kerja karena cukup banyak warga Taiwan yang belajar bahasa Perancis sehingga saat dirinya menjabat sebagai walikota Taipei sangat mendukung program interaksi antar pelajar, sehingga diharapkan penandatanganan perjanjian terkait dapat dipercepat. Ma menyampaikan : kita sudah menanandatangani perjanjian visa liburan kerja dengan beberapa negara di Eropa, termasuk Jerman, Inggris, Irlandia, Belgia total ada 8 negara anggota Uni Eropa sedangkan Perancis masih diusahakan, seharusnya dapat dipercepat pelaksanaanya.

Presiden juga berharap dapat mendorong kerjasama bilateral dengan Uni Eropa dan berharap pemerintah Perancis dapat mendukung Taiwan sesegera mungking menandatangani Perjanjian Bilateral Investasi (BIA) maupun Kerjasama Ekonomi (ECA).

Selain itu, berkaitan dengan konvensi perubahan iklim PBB yang akan diselenggarakan di Paris, kepala negara menyampaikan, walau Taiwan tidak dapat ikut serta namun pemerintah akan terus menggalakan pengurangan gas emisi dan selangkah dengan standar dunia.

Komentar

Terbarumore