History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pulau Taiping Menjadi Obyek Wisata? PM Mao : Perlu Penilaian Secara Profesional

  • 03 November, 2015
  • Editor
Pulau Taiping Menjadi Obyek Wisata? PM Mao : Perlu Penilaian Secara Profesional
Eric Chu: memeprtimbangkan warga dapat berwisata ke pulau Taiping

(Taiwan, ROC)- Kandidat calon presiden partai Kuomintang(KMT) Eric Chu mengangkat perihal pulau Taiping akan dijadikan sebagai lokasi obyek wisata umum, dalam hal ini banyak masyarakat sependapat. Sehubungan dalam hal ini, perdana menteri Mao Chih-kuo pada hari ini(3/11) mengatakan, pulau Taiping di mata internasional sebagai satu kepulauan, bukan pulau karang, walaupun kondisi kehidupan cukup terbatas, namum mempertimbangkan masalah dukungan dan daya tampung, apakah memungkinkan untuk dijadikan sebagai lokasi aktivitas rutin, sehingga masih perlu dinilai secara professional.

  

Isu perdamaian laut Tiongkok Selatan menjadi sorotan umum, di sekitar pulau Taiping menjadi fokus perhatian dari negara tetangga. Eric Chu pada tanggal 2 Nopember saat mendapat wawancara dari media, Eric Chu mengatakan, isu laut Tiongkok Selatan berpegang pada konsep mengesamping persengketaan, saling berbagi sumber daya alam, pulau Taiping semestinya dibuka menjadi lokasi obyek wisata dan banyak masyarakat yang sependapat.

  

Dalam hal ini, PM Mao Chih-kuo pada hari ini saat sidang interpelasi mendapat pertanyaan dari anggota kaukus KMT, Yan Kuan-heng, Ia menyampaikan, di mata internasional pulau Taiping adalah kepulauan, bukan pulau karang, hingga saat ini walaupun ada lebih dari 200 orang naik kapal mengunjungi pulau Taiping, namun hanya terbatas pada pendistribusian persediaan dan aktivitas penelitian. Ia juga mengemukakan, dikarenakan pulau Taiping menghadapi kendala dalam pendistribusian, apakah memungkinkan untuk membuka obyek wisata masih perlu dinilai secara professional.

  

Mao Chih-kuo mengatakan: “Pulau Taiping sendirinya memiliki tingkat air tertentu, yang dapat mempertahankan kehidupan di pulau ini, namun untuk daya tampung juga sangat terbatas, dapat dipastikan sebagai tempat yang sangat terbatas, apakah dapat dibuka menjadi obyek wisata secara rutin, perlu saya katakan bahwa sangat perlu dinilai secara professional, baru dapat memberikan putusan.”

  

PM Mao Chih-kuo menjawab pertanyaan dari anggota kaukus DPP Lee Kun-tse(李昆澤), Ia merespon, walaupun belum tentu perlu mengesampingkan penentuan jadwal penerbangan, namun dinilai cukup memungkinkan terbuka untuk aktivitas penelitian skala kecil, agar terciptanya konektivitas warga Taiwan dengan pulau Taiping.

Komentar

Terbarumore