(Taiwan, ROC) Kongres Rakyat Kota Shanghai di Daratan Tiongkok tidak lama lalu meluluskan resolusi, menetapkan pengusaha dan warga Taiwan di Shanghai sebagai kelompok pertama yang akan menikmati status “bakal residen Shanghai,” lebih awal dari pengusaha dan warga individu asing dari negara lain dan juga provinsi serta daerah lain di Daratan Tiongkok.
Perihal keputusan ini, ketika menghadiri sidang interpelasi di Komisi Urusan Dalam Negeri Yuan Legislatif pada hari Senin (2/11), Ketua Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) Andrew Hsia Li-yen (夏立言) menegaskan, Taiwan berharap pihak Daratan Tiongkok bisa memberitahukan Taiwan tentang perubahan kebijaksanaan yang bersangkutan dengan Taiwan, tapi meskipun perubahan tersebut akan menguntungkan investor dan warga Taiwan, keterpisahan antara Taiwan dan Daratan Tiongkok adalah kenyataan yang tidak akan berubah.
Andrew Hsia mengatakan, “Andaikata pihak Daratan Tiongkok hendak secara individu melakukan perubahan tertentu, meskipun yang akan menguntungkan investor Taiwan, kami berharap bisa diberitahu terlebih dulu. Tapi, tak peduli apa yang mereka lakukan, hubungan kedua pihak tidak akan berubah. Juga harus ditegaskan, keterpisahan antar Selat Taiwan adalah kenyataan yang tidak akan berubah.”
Menurut perkiraan, regulasi baru ini akan mendatangkan kemudahan bagi sekitar 10.000 perusahaan Taiwan yang berinvestasi di Shanghai dan juga 300 ribu warga Taiwan yang bermukim di sana.