History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden : Aktif Memainkan Peran Kemanusian Melalui WHO

  • 30 October, 2015
  • Editor
Presiden : Aktif Memainkan Peran Kemanusian Melalui WHO
Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying Jeou

(Taiwan-ROC) Berhubung Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan dan Kementerian Luar Negeri pada tanggal 1 November 2015 mendatang akan mengelar “Forum Kesehatan Global Taiwan” di Taipei, Istana Kepresidenan menyampaikan, acara tahunan komunitas kesehatan medis ini selain membantu memperluas kerjasama medis antar negara di dunia, juga dapat meningkatan hubungan dan isu-isu Taiwan dan WHO.

Presiden Republik Tiongkok, Ma Ying-jeou, hari Jumat (30/10) pagi ketika bertemu dengan ketua delegasi Asosiasi Kesehatan Global, Sir Michael Marmot, dalam sambutannya mengemukakan, “Penyediaan Bantuan Kemanusiaan” merupakan salah satu dari 5 peran Republik Tiongkok dalam kancah internasional, selama 7 tahun terakhir ini pemerintah terus berupaya keras mengupayakannya.

Presiden Ma Ying-jeou mengatakan, “Seperti banyak negara yang mengalami bencana alam dan wabah, termasuk wabah virus Ebola, kami memberikan bantuan 100 ribu perlengkapan perlindung, juga menyumbangkan 1 juta dollar Amerika, melalui yayasan pengendalian penyakit (CDC) Amerika Serikat untuk disampaikan pada negara bersangkutan, melalui WHO kami secara aktif memainkan peran ini.

Presiden membeberkan, saat ini pembangunan berkesinambungan nasional mempertimbangkan 17 target pembangunan dari Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), menjadikannya sebagai tolok ukur target pengembangan jangka panjang, dan membentuk kerjasama kesehatan antar kementerian, serta terus berupaya keras memperkecil kesenjangan kesehatan masyarakat Taiwan. Presiden juga menegaskan, beberapa tahun ini pemerintah mencanangkan kebijakan yang kebanyakan di dalamnya menempatkan pertimbangan kesehatan masyarakat, sangat memperhatikan dan menjaga kesehatan kanak-kanak, juga terus mempromosikan olah raga guna meningkatkan kesehatan masyarakat.

Komentar

Terbarumore