(Taiwan-ROC) – Pada jaman peperangan melawan Jepang, banyak Tionghua Perantauan diberbagai daerah, memberikan banyak repon postifi dengan mendirikan “Perkumpulan Menyelamatkan Negeri dari Perang Jepang”. Pada tanggal 23 Oktober, Presiden Ma Ying-jeou saat menyambut kedatangan Asosiasi Veteran Tionghua Li Da-ping (李達平) mengatakan, para Tionghua Perantauan telah memberikan banyak kontribusi dalam 4 tahap pembangunan Republik Tiongkok, termasuk penggagas revolusi, peperangan membela negara, investasi pembangunan dan melindungi negara.
Kepala Negara menambahkan, pada jaman peperangan lalu, Republik Tiongkok mengalami deficit dan keadaan Negeri pada saat itu sangat susah. Namun saudara-saudara Tionghua Perantauan bersama-sama mengumpulkan dana dan menyumbangkannya sehingga Republik Tiongkok dapat terus bertahan. Setelah tertutupi, apabila ada sisanya baru dipergunakan untuk investasi di industry dan membeli persenjataan sehingga keadaan pelahan mulai stabil.
Terhadap masa peperangan lalu, Presiden menegaskan, Taiwan sebenarnya telah melakukan peperangan terhadap Jepang sejak tahun 1895, dan hal ini sama sekali tidak diketahui oleh Daratan Tiongkok, bahkan orang Taiwan sendiri ada yang berpura-pura tidak tahu.
Presiden mengatakan, “Peperangan kita melawan Jepang, sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1895, dikarenakan pada saat itu Taiwan sudah memulai peperang melawan Jepang. Namun banyak orang Daratan Tiongkok tidak tahu hal ini, dan ada beberapa orang Taiwan yang juga berpura-pura tidak tahu. Bahkan kedaaan saat itu lebih buruk dibandingkan peperangan di Daratan Tiongkok. Kami telah menghitung jumlah korban yang terluka dan meninggal di Taiwan dengan Daratan Tiongkok, perbandingannya tidak jauh berbeda. Dapat Anda bayangkan ini sangat tragis.”
Kepala Negara menambahkan, pada saat peperangan melawan Jepang, telah menewaskan 3,2 juta tentara, 20 juta warga sipil, jumlah ini lebih banyak dibanding Jepang. Kemenangan dapat diraih setelah kita terus bertahan mengganti ruang dengan waktu.
Presiden mengatakan, peringatan kemenangan peperangan yang ke-70 ini, Pemerintah mengadakan banyak kegiatan. Sama juga dengan di Daratan Tiongkok, juga mengadakan serangkaian kegiatan untuk memperingati hal ini. Namun ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Partai Komunis Daratan Tiongkok, semua itu merupakan perjuangan Pemerintahan Kuo Ming.