(Taiwan, ROC)- Guna meningkatkan mutu pendidikan dengan pelatihan teknis, Menteri Pendidikan Wu She-wa pada hari ini(23/10) mengumumkan kemendik mulai tahun depan akan mempromosikan program inovasi 5 tahun, diprakirakan sebelum tahun 2020, setiap satu kabupaten kota akan memiliki satu sekolah kejuruan dengan laboratorium cipta karya; sementara untuk sekolah menengah pertama pada tahun depan akan dipromosikan program membangun pusat percontohan kawasan eksplorasi dan pengalaman kerja.
Mendik Wu She-wa pada hari ini (23/10) berangkat menuju kota New Taipei mengunjungi beberapa sekolah diantaranya Yingge Vocational High School, Yingge Junior High Schooldan Chung Ho High School untuk mengamati pembelajaran seperti mesin pemotongan laser, berinteraksi dengan robot dan kegiatan lainnya.
Berdasarkan pendataan kemendik, secara nasional sementara ada 9 sekolah kejuruan memiliki laboratorium eksperimen cipta karya, setengah dari 9 sekolah berada di kota New Taipei. Sehubungan dalam hal ini, Wu She-wa mengatakan, Kemendik telah memutuskan membuat anggaran sebesar 60 juta dolar Taiwan, dimulai tahun depan hingga tahun 2020, sekolah kejuruan pada setiap kabupaten kota akan dibangun laboratorium cipta karya secara bertahap, serta membentuk laboratorium sekolah regional, saat bersamaan mendukung setiap sekolah membeli peralatan 3 dimensi buatan sendiri, secara bertahap yang terbagi berupa subsidi pengadaan mesin pemotongan laser, mesin laser pencetak karakter, scanner 3 dimensi dan lain-lain.
Di samping itu, tahun depan juga akan memberikan subsidi setidaknya satu sekolah pada setiap kabupaten kota untuk membangun pusat percontohan laboratorium eksplorasi kerja, menyediakan kesempatan bagi siswa SD, SMP merasakan keunikan dalam pencari pekerjaan agar mereka mulai mengenal dan memahami situasi lingkungan kerja. Wu She-wa mengatakan: di masa 5 tahun ke depan dalam pendidikan karya inovasi, kami mengharapkan setiap kabupaten kota setidaknya ada satu pusat laboratorium inovasi; di mulai tahun 2016, kami akan bangun setiap kabupaten kota ada 1 SMP dengan laboratorium inovasi resmi yang mampu memberikan siswa pengalaman kerja dan mengeksplorasi karir.”
Kemendik mengatakan, pusat eksplorasi pekerjaan setidaknya akan mencakup 2~3 kelompok jenis pekerjaan, selama masa sekolah maupun liburan di musim dingin dan panas tetap akan berjalan, agar pendidikan secara teknis dapat mengakar dan siswa memiliki konsep yang dapat diterapkan secara nyata.