History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menlu : Setelah Pemilu Lampu Hijau Diplomasi Bertahan

  • 21 October, 2015
  • Editor
Menlu : Setelah Pemilu Lampu Hijau Diplomasi Bertahan
Menlu Lin Yung Le

 (Taiwan-ROC) Tahun depan Taiwan akan menyelenggarakan pemilihan umum presiden, yang menjadi perhatian dari legislative adalah kestabilan hubungan diplomatik dengan negara sahabat setelah pemilu. Menteri Luar Negeri, Lin Yong-le, hari Rabu (21/10) ketika diinterpelasi mengemukakan, saat ini hingga pertengahan tahun depan masih lampu “hijau”, tetapi untuk setengah tahun depan berikutnya masih belum dapat diprediksi, ia beranggapan kestabilan hubungan antar selat Taiwan menjadi kunci penting.

Legislator partai DPP, Huang Wei-tze, hari Rabu (21/10) dalam komite urusan luar negeri, Yuan Legislatif memprihatinkan situasi Amerika Tengah dan Selatan. Menlu Lin Yong-le saat diinterpelasi menyampaikan,saat ini lampunya berwarna hijau, apakah akan terus seperti ini, harus melihat situasi negara sahabat. Ia mengemukakan, untuk separuh pertama tahun depan masih “lampu hijau”, tetapi untuk paruh tahun ke bawah tahun depan masih sulit untuk diprediksi, tentu saja ia berharap dapat terus mempertahankan “lampu hijau”, tetapi kunci utamanya adalah kestabilan hubungan antar selat Taiwan.

Lin Yong-le mengatakan, “Sekarang ini lampu hijau, untuk paruh akhir tahun depan saya tidak dapat memprediksi, harus melihat situasi pemilu, selain itu harus berupaya agar hubungan antar selat Taiwan harus dapat dipertahakan tetap stabil, saya rasa ini merupakan unsur penting.”

Sementara itu, terhadap perkembangan perjanjian perikanan dengan Filipina, Lin Yong-le menegaskan, berdasarkan UU dan peraturan domestic, Filipina memiliki kekuatan hukum untuk wilayah sekitarnya, tetapi dari pihak kita seharusnya ini merupakan kawasan perairan yang dilindungi, kedua belah pihak masih belum mendapat kesepakatan mengenai masalah ini, masih terus dibicarakan.

Komentar

Terbarumore