History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Eric Chu : Kalah Pilpres Pasti Melepaskan Jabatan Ketua Umum

  • 20 October, 2015
  • Editor
Eric Chu : Kalah Pilpres  Pasti Melepaskan Jabatan Ketua Umum
Eric Chu

(Taiwan, ROC)Kandidat calon presiden yang diunggulkan dari partai berkuasa, Partai Kuomintang(KMT), Eric Chu, hari ini (20/10) menyampaikan, ia memutuskan turut dalam pemilu dan menampung berbagai kritik dan saran, layaknya hujan anak panah di hati, ini juga menjadi cobaan paling berat selama ia terjun dalam dunia politik, tetapi ia belajar untuk berdiri dari kegagalan. Eric Chu mengemukakan, dalam pemilu kali ini Partai KMT berupaya untuk menang, apabila gagal dalam pilpres dan lebih dari 50% suara parlemen maka ia akan mengundurkan diri dari jabatannya selaku ketua umum partai.

 

Setelah Eric Chu diumumkan sebagai kandidat calon yang diunggulkan dalam pilpres oleh partai KMT, yang mana sebelumnya sempat menghadapi gelombang masalah “ganti Chu” sehingga ia harus menanggung beban amarah banyak orang, hasil survei suara masyarakat juga masih dibawah kandidat unggulan partai oposisi, Partai Progresif Demokratif (DPP) yaitu ketua umumnya, Tsai Ing-wen.

 

Eric Chu pagi hari ini dalam wawancara khusus acara “Kou-kou Breakfast” di Hito Radio menyampaikan, ketika ia menerima ini, ia sudah mengetahui akan banyak kritikan, bagaikan hujan anak panah menusuk hati, ini merupakan cobaan terberat yang pernah ia hadapi, tetapi ia beranggapan, Yang Maha Kuasa tengah mengamblengnya, agar ia keluar dari kefrustasian, belajar untuk bangkit berdiri dari kegagalan.

 

Saat diwawancarai, Eric Chu terus menegaskan, apabila partai DPP mengambil alih kekuasaan, maka mungkin akan merubah Republik Tiongkok, dunia luar menginterpretasi ini sebagai kartu intimidasi pan biru dan pan hijau. Terhadap hal ini, Eric Chu membeberkan, ia tidak bermain kartu intimidasi, ini bukanlah pertarungan pemilu yang negatif, karena DPP mempunyai jaringan Taiwan merdeka, ditambah dengan Tsai Ing-wen terus mengadvokasikan “pembahasan dua negara”, ketika dulu DPP masih merupakan partai minoritas, telah mencoba untuk mengubah Republik Tiongkok, ia hanya ingin agar masyarakat mengetahui situasi yang akan terjadi di masa depan, memberikan masyarakat pilihan, ia juga berharap Tsai Ing-wen dapat menjelaskan identitas negara dan hubungan antar selat Taiwan.

 

Ketika ditanyakan apakah Eric Chu optimis dapat terpilih, Eric Chu tidak memberikan jawaban yang jelas, hanya menekankan, keikutsertaannya dalam pemilu adalah memberikan satu pilihan bagi masyarakat, KMT akan berupaya meraih kemenangan, dan menjunjung pilihan rakyat. Eric Chu berjanji, apabila kalah dalam pilpres, ia pasti akan melepaskan jabatan ketua umum partai KMT. Ia mengatakan: “apabila kalah dalam pilpres, saya pasti turun jabatan.”

Komentar

Terbarumore