(Taiwan, ROC) - Dewan Internasional Museum(ICOM) mengelar pertemuan komite museum ilmu pengetahuan alam tahun 2015 (NATHIST) berlangsung pada tanggal 20~21 Oktober di Taipei, ini merupakan pertama kalinya pertemuan yang diselenggarakan di Taiwan, menunjukkan museum Taiwan secara giat berpastisipasi dalam internasional, juga merupakan kesempatan penting bagi museum Taiwan untuk dikenal di mata dunia internasional.
NATHIST berdiri semenjak tahun 1994, merupakan salah satu dari 30 komisi dibawah naungan ICOM, dalam pelestarian dan studi museum pengetahuan alam internasional memberikan pengaruh penting. Sementara ini Taiwan memiliki museum pengetahuan alam(NMNS) dan museum nasional museum nasional Taiwan(NTM) yang menjadi anggota komite ini.
Wakil menteri kebudayaan, Chen Yung-feng dalam konferensi pers tanggal 20 Oktober 2015 mengemukakan, berawal dari tahun 2014, tidak sedikit komite museum internasional berdatangan ke Taiwan mengadakan pertemuan anual, menunjukkan museum Taiwan dai tengah kelompok museum internasional juga memiliki kepopularitasan, tahun ini juga bertepatan dengan diloloskannya undang-undang mengatur museum yang pertama, tidak hanya menandakan museum Taiwan yang semakin mengarah pada profesionalisme, publik, keragaman, edukatif dan kehidupan berkeadilan sosial, dalam hal ini sangat bermanfaat untuk tampil di mata internasional, sehingga pada tahun ini pertemuan NATISHT diadakan di Taiwan akan sangat berarti. Chen Yung-feng mengatakan: “kami pada tahun ini mengadakan ICOM-NATHIST pertemuan annual digelar di Taiwan akan sangat berarti, pada pertemuan anual kali ini maka museum Taiwan berkesempatan untuk tampil di mata dunia internasional. Saya pikir dengan pertemuan anual kali ini saling berbagi dan melakukan pertukaran, berharap museum domestic bisa membawakan beberapa konsep baru, refleksi maupun terobosan.”
Ketua NATISHT Dr. Eric Dorfman mengatakan, museum ilmu pengetahuan alam dalam berbagai jenis museum lainnya telah berperan penting, selain mempromosikan dan edukasi masyarakat agar memahami sejarah kehidupan nasional, juga mencakup eksplorasi dan pemahaman lingkungan, isu global penting mengenai tumbuhan dan satwa, mengharapkan dalam pertemuan anual, melalui pertukaran dan pembahasan dengan pakar dari museum pengetahuan alam, akan dilanjutkan dengan mengusulkan isu refleksi dan mengingatkan kesadaran terhadap lingkungan dunia.