History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Harus Lebih Peduli Dengan Hak Beragama WNA

  • 17 October, 2015
  • Editor
Taiwan Harus Lebih Peduli Dengan Hak Beragama WNA
Taiwan Harus Lebih Peduli Dengan Hak Beragama WNA

(Taiwan, ROC) – Tanggal 14 Oktober ini, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat melansir sebuah laporan “Kebebasan Beragama Internasional” untuk bab Taiwan disampaikan, konstitusi menjamin hak kebebasan beragama, walau tidak menyinggung gangguan kebebasan beragama di Taiwan namun tidak ada jaminan bagi Tenaga Kerja Asing untuk libur di hari Minggu.

Dalam kesimpulan soal kebebasan beragama di Taiwan memang dijamin oleh konsitusi Republik Tiongkok namun yang jadi permasalahan adalah jaminan hak libur TKA pada hari minggu, sehingga menyebabkan para pekerja asing tersebut tidak dapat mengikuti kegiatan agama.

Disampaikan pula bahwa Taiwan tidak mengikat kegiatan religius dalam negeri, secara rutin Insititut Amerika di Taiwan (AIT) melakukan pertemuan dengan pejabat dan pemuka agama di Taiwan untuk mendorong kebebasan beragama dan dalam kesempatan yang ada menyampaikan kepada para pejabat, cendikiawan dan legislator untuk memperhatikan kebebasan TKA ikut kegiatan agama di hari Minggu.

Disampaikan pula, para pemuka agama terus prihatin kepada 216 ribu TKA sektor rumah tangga yang hak liburnya tidak terjamin, membatasi mereka ikut serta dalam kegiatan pelayanan agama. Namun Kementerian Tenaga Kerja menuturkan, selama 2013 dan 2014 belum pernah menerima keluhaan diskriminasi agama dari TKA.

AIT menghimbau kepada instansi tekait untuk terus mempromosikan dan menghormati kebebasan beragama, prihatin dengan hari libur para TKA sektor rumah tangga serta layanan keagamaan. AIT juga mendorong agar Lembaga Swadaya Masyarakat, pemuka agama dan Lembaga Masyarakat untuk terus menyeruarakan kebebasan Bergama sehingga dapat tercipta toleransi dan mengawasi apakah ada laporan media yang menyinggung diskriminasi agama.

Komentar

Terbarumore