History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pameran Restrosesi Taiwan Digelar Mulai Hari Ini

  • 16 October, 2015
  • Editor
Pameran Restrosesi Taiwan Digelar Mulai Hari Ini
Pameran Restrosesi Taiwan Digelar Mulai Hari Ini

(Taiwan-ROC) Tahun ini merupakan tahun kemenangan perang melawan Jepang ke 70 Republik Tiongkok, dimana Yuan Eksekutif secara khusus menyelenggarakan serangkaian kegiatan terkait. Setelah persiapan selama satu tahun lebih melakukan penyeleksian khusus, Biro Arsip dan Administrasi Sejarah dibawah Dewan Pembangunan Nasional mengelar “Pameran Retrosesi Taiwan 2015”, yang memamerkan sejarah kegiatan anti-Jepang, dan arsip rezim peralihan pemerintahan pada masa itu, juga menampilkan detik-detik kemenangan perang yang diumumkan oleh mendiang Presiden Ciang Khai Shek, dengan mengunakan mic Radio Taiwan Internasional, membuat semakin banyak masyarakat dunia lebih mengenal Taiwan.

Restrosesi Taiwan tidak dapat terlepas dari perang melawan Jepang, setelah melakukan persiapan selama lebih dari 1 tahun, Biro Arsip dan Administrasi Sejarah, Dewan Pembangunan Nasional, menyelenggarakan “Pameran Retrosesi Taiwan 2015” dengan memilih 70 arsip negara untuk dipamerkan mulai hari ini, pameran yang terbagi atas 4 area yaitu area “kegiatan anti Jepang”, “Perencanaan Penerimaan”, “Pergantian Kekuasaan” dan “Pemerintahan Baru”.

Pada area kegiatan anti Jepang memamerkan “Perjanjian Shimonoseki” dokumen penyerahan Taiwan dan arsip suku pribumi dan Hakka melawan Jepang, termasuk insiden Wushe, insiden Tapani dan lain sebagainya. Pada area Perencanaan Penerimaan dipamerkan Deklarasi Kairo, Deklarasi Postdam dalam versi Bahasa Mandarin dan Inggris dan rekaman suara penyerahan Jepang oleh Kaisar Jepang. Radio Taiwan Internasional juga menyediakan mic bersejarah dimana mic ini digunakan oleh mendiang Presiden Ciang Khai Shek saat mengumumkan kemenangan perang serta suara original penyiaran pengumuman tersebut sehingga layaknya kembali pada adegan waktu itu.  

Selain itu, setelah Retrosesi Taiwan, pameran tawanan tentara perang Jepang dipulangkan ke Jepang, yang dibarengi dengan rekaman suara bersejarah ”kembali pulang” dan arsip serta foto-foto bersejarah. Yang patut diperhatikan disini adalah dalam pameran juga memamerkan surat kabar pada masa itu yang intinya tentu bukan isi dari berita tersebut, tetapi harga dari surat kabar tersebut, reformasi mata uang Taiwan yang tersajikan dalam surat kabar, yang mana dalam waktu satu tahun dari 15 dollar melonjak menjadi 1000 dollar kemudian jatuh menjadi hanya 20 sen. Otoritas peneliti arsip, Hsu Feng-yen mengatakan, “Ini menunjukkan sebuah proses, proses dari dollar Taiwan lama berubah menjadi dollar Taiwan baru, 40 ribu dollar Taiwan lama diganti menjadi 1 dollar Taiwan baru, terlihat dari harga surat kabar, karena yang paling dekat dengan masyarkaat, masyarakat dapat merasakan pergolakan harga barang pada waktu itu, situasi yang begitu mengenaskan.

Wakil Dewan Pembangunan Nasional, Huang Wan-xiang dalam kata sambutannya juga menyampaikan, sejarah berharga ini akan mengembalikan ingatan yang telah dilupakan masyarakat Taiwan, ia percaya ini dapat membantu masyarakat memahami krisis masa lalu sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan rasa cinta pada bumi Taiwan.

Komentar

Terbarumore