History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Industri Fotovoltaik Taiwan Duduki Peringkat ke 2 Dunia

  • 14 October, 2015
  • Editor
Presiden Ma: Industri Fotovoltaik Taiwan Duduki Peringkat ke 2 Dunia
Presiden Kunjungi Pameran Industri Hijau Taiwan Internasional 2015

(Taiwan, ROC) – Pameran Industri Hijau Taiwan Internasional 2015 yang terdiri dari 3 pameran utama antara lain Fotovoltaik, Teknologi Laser dan Industri Hijau, digelar pada hari Rabu tanggal 14 Oktober di Arena Pameran Nangang, Taipei, dengan diikuti lebih dari 400 perusahaan terkait, selain itu juga turut mengundang 16 negara calon konsumen untuk turut menghadiri pameran tersebut. Dalam pidato pembukaan, Presiden Ma mengemukakan bahwa perkembangan industri fotovoltaik atau baterai tenaga surya yang tengah dikembangkan oleh Taiwan, berhasil menduduki peringkat ke 2 dunia, dengan perhitungan pertumbuhan nilai neraca industri fotovoltaik pada tahun 2014 mencapai NT$ 184 Milyar. Selanjutnya energi yang dihasilkan akan dipadukan dengan sarana penyimpanan listrik yang stabil, sehingga setiap pilihan sumber energi yang akan diambil oleh Taiwan tidak akan terlepas dari teknologi fotovoltaik tersebut.

       

Presiden Ma menyebutkan bahwa program yang dicanangkan pemerintah sebelumnya mementingkan sumber energi daur ulang, seperti pengembangan listrik tenaga angin dan pembangunan papan energi surya. Berkat adanya paduan tersebut, sejak tahun 2008 hingga Juli 2015, pertumbuhan jumlah energi listrik yang dihasilkan mencapai 6,81 juta watt. Sementara jumlah penambahan sarana energi daur ulang meningkat sebesar 42% dibandingkan tahun 2008.

       

Presiden Ma mengatakan,  “Pertumbuhan energi listrik hasil fotovoltaik kini menempatkan Taiwan berada pada posisi ke 2 di dunia. Sebelum saya menjabat sebagai Presiden, nilai neraca industri bidang fotovoltaik hanya sebesar NT$ 53,5 Milyar. Dan pada tahun lalu telah meningkat menjadi NT$ 184 Milyar, atau bertambah 2,5 kali lipat.”

Presiden Ma menyampaikan bahwa pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk terus menggerakkan perindustrian energi daur ulang, namun karena pengaruh cuaca yang tidak stabil, maka masih membutuhkan sarana penyimpanan listrik yang stabil.

       

Selain itu, Ma juga menambahkan bahwa teknologi laser dapat dipergunakan di berbagai bidang, misalnya medis, pertahanan keamanan, teknologi, pertanian dan kebutuhan umum masyarakat lainnya. Ini semua merupakan daya saing bernilai tinggi yang dimiliki oleh Taiwan. 

Komentar

Terbarumore