(Taiwan, ROC) – Laboratorium Riset Terapan nasional atau NARlabs pada hari Selasa tanggal 13 Oktober mengumumkan “Analisa Daya Saing Teknologi Taiwan”. Dalam laporan tersebut dipaparkan bahwa jumlah produk berhak-paten yang terdaftar di Amerika, membuat Taiwan berada di posisi ke 5 dunia. Sementara untuk penilaian dalam bidang produk berhak-paten yang memiliki pengaruh besar, Taiwan berada di posisi ke 12 dunia. Hasil yang dicapai ini mencerminkan bahwa sekalipun jumlah produk yang berhak-paten cukup banyak, tetapi yang memberikan pengaruh yang besar bagi dunia terbilang sedikit. NARlabs menyebutkan bahwa pemerintah telah memperhatikan kondisi tersbut, dan kini tengah berupaya untuk meningkatkan mutu kualitas produk yang dihasilkan, sehingga dapat dipergunakan untuk pengajuan hak-paten untuk kategori produk yang memberikan pengaruh besar pada dunia.
Taiwan yang berada di peringkat ke 5 dunia, sementara yang berada di bagian depan antara lain Amrika, Jepang, Korea dan Jerman.
NARlabs menganalisa sekalipun jumlah produk berhak-paten dan berpengaruh besar tidak terlampau banyak, namun Ketua NARlabs, Joung Yuh-jzer(莊裕澤) menjelaskan seiring dengan penurunan kualitas mutu produk berhak-paten secara global, maka untuk Taiwan sendiri juga mengalami penurunan sebesar 0,6%. Namun untuk kategori teknologi berpengaruh besar, indeks yang dicapai naik dari 0,51 menjadi 0,6.
Joung Yuh-jzer mengatakan : “Jumlah keseluruhan mengalami penurunan. Untuk dunia turun sebanyak 3%, dan Taiwan turun 0,6%. Alasan utama penurunan tersebut adalah karena beberapa tahun terakhir ini, pemerintah lebih mengutamakan pengajuan untuk produk berkualitas tinggi, karena produk yang berhak-paten memerlukan dana manajemen dan administrasi terkait yang lebih banyak. Setiap produk yang berhak-paten membutuhkan dana setidaknya US$ 100-200 ribu. Itu juga menjadi alasan ketatnya penilaian yang dilakukan, sekalipun jumlahnya menurun, namun kami tekankan sekali lagi bahwa produk yang dihasilkan memiliki mutu yang tinggi.”