History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Banyaknya Negara Tujuan Bebas Visa

  • 10 October, 2015
  • Editor
Banyaknya Negara Tujuan Bebas Visa
Banyaknya Negara Tujuan Bebas Visa

(Taiwan, ROC) – Presiden Ma, hari ini (10/10) menyampaikan, selama 7 tahun masa kami berusaha memainkan peran “Pencipta Perdamaian” dan “Penolong Kemanusiaan” , kemudian 3 tahun yang lalu juga telah mengajukan “Inisiatif Perdamaian Laut Timur” dan “Inisiatif Perdamian Laut Selatan” serta menandatangani “Perjanjian Perikanan Taiwan-Jepang” yang telah berfungsi untuk menyelesaikan 40 tahun pertikaian hak perikanan Pulau Diaoyu, sehinga tercapai “kedaulatan yang tidak bisa ditawar, hak perikanan yang maju”. Apabila pada negara yang mempunyai hubungan diplomatik maupun tidak mengalami musibah, Republik Tiongkok akan berusaha keras memberikan bantuan dalam bentuk materiil maupun jasa. Hal ini membuat rasa terima kasih dari warga negara, tersimpan dalam hati masing-masing dan juga berkesan bagi masyarakat internasional.

Presiden menambahkan, selama 7 tahun ini, reputasi internasional Republik Tiongkok semakin baik, wisatawan negeri kita mendapat sambutan yang baik dari seluruh negara-negara dunia. Hal ini juga membuat turis asi yang datang mendekati puluhan juta orang, kemudian negara dan wilayah yang memberikan bebas visa maupun visa kunjungan saat kedatangan meningkat menjadi 153.

Kepala Negara mengatakan, “Sejak tahun 1997 sampai saya menjabat pada tahun 2007, hanya ada 54 negara dan wilayah yang memberikan fasilitas bebas visa kepada warga negara kami dan sampai saat ini sudah ada 153 (negara dan wilayah), bertambah 99 (negara dan wilayah).”

Presiden juga mengatakan, Taiwan sudah terus menerus selama 7 tahun ini dengan nama yang sesuai, identitas formal, pejabat tingkat Menteri, perlakuan yang sama, berhubungan langsung dan lain-lain, mengikuti banyak kegiatan internasional. Secara bersamaan, menandatangani banyak kerjasama ekonomi, perjanjian kemitraan ekonomi dan lain-lain. Dimasa yang mendatang, juga akan bergabung dalam Perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) dan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP)

Komentar

Terbarumore