Yang terhormat Presiden Ma, Wakil Presiden Wu, Kepala penanggung jawab acara Kepala Dewan Legislatif Yuan Wang, para tamu undangan, saudara-saudari, serta teman-teman Tionghua Perantau sekalian, apa kabar!
Hari ini merupakan hari peringatan berdirinya Republik Tiongkok ke 104 tahun, dimana dipenuhi dengan semangat nasionalisme, suka cita dan kehangatan dari saudara/i Tionghua Perantau yang jauh disana. Saya dengan hormat mewakili saudara/i Tionghua Perantau dari seluruh dunia, mengucapkan selamat kepada Republik Tiongkok, semoga makmur dan sehat selalu.
Selain itu, di hari peringatan kemenangan perang yang ke-70 tahun ini juga, saya mewakili seluruh Tionghua Perantau, dengan sangat dalam mengucapkan rasa terima kasih dan bangga atas jasa serta pengorbanan dari pada pejuang dimasa lampau. Karena hasil perjuangan mereka, maka negara ini dapat bertahan, berkembang dan dihormati. Dikarenakan kita mempunyai latar belakang sejarah serta rasa percaya akan kebebasan demokrasi,sesulit apapun keadaan Republik Tiongkok, saudara/i kita baik diluar maupun dalam negeri, akan bersama-sama, bahu membahu untuk mendukung dan menyelamatkan negeri ini.
Republik Tiongkok beberapa tahun belakangan ini dibawah kepemimpinan Presiden Ma, terus menegakkan “kesejahteraan Taiwan, Perdamaian antar Selat, ramah Globalisasi”serta dengan sikap positif menghadapi tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri, sehingga satu persatu menciptakan prestasi yang sangat membanggakan.Saya yang bertugas lama di Filipina, beberapa tahun belakangan ini merasakan usaha pemerintah dalam mendorong restrukturisasi industri dalam negeri, mengupayakan tenaga kerja usia muda serta meningkatkan kerjasama dalam hubungan ekonomi dan perdagangan internasional. Dan kita sebagai Perantau yang berada diluar sana, sudah pasti terus mendukung TPP dan RCEP sehingga hubungan Taiwan dengan dunia internasional dapat terus terjalin.Dari segi hubungan antar selat, pemerintah terus mendorong kerjasama dengan berdasarkan paham “Mendahulukan Taiwan, Mengutamakan kepentingan rakyat”yang membuat hubungan keduanya paling stabil selama 66 tahun terakhir. Dari segi hubungan diplomatik, dengan berdasarkan paham “pragmatis”membuka jalan dalam mengembangkan hubungan internasional sehingga 148 negara telah memberikan bebas visa atau visa on arrival. Hal ini selain mempermudah masyarakat melakukan perjalanan bisnis, juga mempermudah masyarakat melakukan pariwisata keluar negeri, sehingga meningkatkan martabat di dunia internasional.
Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Republik Tiongkok (Taiwan) juga harus menghadapi tantangan baik dari dalam maupun luar negeri. Namun saya yang sering kembali ke Taiwan dapat merasakan, masyarakat Taiwan dalam menjalani setiap bidang mempunyai kemampuan yang sangat baik. Ini menjadi salah satu pendorong kemajuan Taiwan setiap tahunnya, termasuk pengalaman dalam berdemokrasi. Dimasa mendatang, kita akan terus bekerjasama membantu membangun Republik Tiongkok dibidang hubungan diplomatik dan mengajak seluruh dunia untuk berinvestasi ke Taiwan. Selain itu mengenalkan Taiwan kepada dunia melalui pendidikan, budaya, kegiatan amal, pariwisata dan lain-lain.
Terakhir, saya sebagai perwakilan seluruh Tionghua Perantau seluruh dunia, sekali lagi mengucapkan semoga Republik Taiwan dapat sehat dan selalu lancar menjalani tantangan. Terima Kasih