History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma : Berharap Ikut Dalam Negosiasi Gelombang II TPP

  • 09 October, 2015
  • Editor
Presiden Ma : Berharap Ikut Dalam Negosiasi Gelombang II TPP
Presiden Ma : Berharap Ikut Dalam Negosiasi Gelombang II TPP

     (Taiwan, ROC) – Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou (馬英九) Kamis ini (9/10) saat menerima kunjungan Komite Nasional Partai Republik, Amerika Serikat menyampaikan, hubungan dagang Taiwan-Amerika semakin dekat, Taiwan adalah mitra dagang ke-10 terbesar AS sebaliknya AS adalah mitra kedua terbesar Taiwan, pada 1 Oktober tahun ini diselenggarakan pertemuan ke-9 Perjanjian Kerangka Perdagangan dan Investasi Taiwan-AS (TIFA) telah mempererat hubungan dagang antar selat.

     Presiden Ma menuturkan, bagi Taiwan, TPP sangat penting, dua hari yang lalu, dengan dipimpin oleh AS telah tuntas negosiasi gelombang I, Perjanjian Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), sebelumnya pejabat tinggi AS pernah menyampaikan akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh agar Taiwan dapat menjadi kandidat anggota, diharapkan AS dapat mendukung Taiwan bergabung dalam negosiasi multilateral TPP gelombang II.

     Presiden menyampaikan : Sebelumnya asisten urusan Asia Pasifik Kementerian Amerika Serikat, Daniel Russel pernah menyampaikan akan mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh agar Taiwan dapat menjadi kandidat anggota TPP, karena bagi kami TPP sangatlah penting, mengambil porsi dagang kami 35%, oleh karena itu kami sangat berharap kepada anda sekalian yang hadir dapat mendukunga kami agar dapat ikut serta dalam negosiasi multilateral TPP gelombang II.

     Kepala negara menyampaikan, sejak menjabat dengan prinsip yang sederhana dan tanpa resiko melakukan interaksi dengan pihak AS, memulihkan kembali kepercayaan tingkat tinggi dua pihak. Hubungan kedua belah pihak pulih kembali, faktor utamanya adalah karena membaiknya hubungan antar selat, walau hubungan antar selat sudah damai, namun tetap masih ada perbedaan persepsi, mendapat tekanan yang berbeda, sehingga sangat berharap lembaga adminstratif AS berpegang penuh pada “UU Hubungan Taiwan” komitemen terhadap keamanan Taiwan dan 6 prinsipnya. Beliau juga menghimbau kepada pejabat AS saat berinteraksi dengan Daratan Tiongkok tidak lupa untuk melindungi hak negaranya.

     Selain itu, mantan presiden AS, George Walker Bush, lanjut kepala negara, 7 tahun lalu saat berbicara lewat telepon dengan Sekretaris Jenderal Komunis Hu Jing-tao (胡錦濤), Hu berharap dilandasi “Konsensus 92”, memulihkan kembali dialog dan negosiasi antar selat, ia juga secara khusus menjelaskan “Konsensus 92” adalah dua pihak mengakui hanya ada satu Tiongkok, namun persepsi masing-masing berbeda, ini adalah untuk kali pertamanya presiden AS mengakui keberadaan “Konsensus 92”. Ma menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bush bahwa hal ini telah membantu Taiwan, dirinya selama 7 tahun terkahir dengan landasan “Konsensus 92” mendorong hubungan antar selat baru bisa tercipta kondisi hubungan antar selat seperti sekarang.

Komentar

Terbarumore