(Taiwan, ROC) – Presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou pada hari Kamis tanggal 8 Oktober saat membuka acara “Forum Perdamaian Dunia” menyampaikan, untuk memperbaiki hubungan antar selat adalah didasari 2 prinsip yaitu di bawah kerangka Konstitusi Republik Tiongkok, menjaga perairan Taiwan saat ini yang “Tidak Unifikasi, Tidak Merdeka, Tidak Menggunakan Kekerasan” dan berlandaskan “Konsensus 92, Satu Tiongkok Persepsi Masing-Masing” mendorong perkembangan perdamaian antar selat.
Dalam pembukaan forum itu, kepala negara menyebutkan bahwa semenjak menjabat, beliau mendorong terwujudnya “3 perairan” yaitu perairan Taiwan, Timur dan Selatan yang damai.
Mengenai hubungan antar selat, beliau menyampaikan, “Pertama, di bawah kerangka Konstitusi Republik Tiongkok menjaga perairan Taiwan saat ini yang “Tidak Unifikasi, Tidak Merdeka, Tidak Menggunakan Kekerasan”, Kedua berlandaskan “Konsensus 92, Satu Tiongkok Persepsi Masing-Masing” mendorong perkembangan perdamaian antar selat, dengan adanya kedua konsep dasar ini, hubungan antar selat terus membaik.”
Selain itu beliau juga menjelaskan hasil yang tercapai berkat upaya pemerintah yang mendorong perdamaian di Laut Timur dan Selatan, serta dengan sikap Republik Tiongkok yang menggunakan cara damai untuk menyelesaikan pertikaian. Ma menyampaikan, “Perang itu kejam, dengan perang tidak ada yang menang atau yang kalah, namun lewat damai tidak ada yang kalah, oleh karena itu kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan perdamaian.”
Presiden menyampaikan, baik itu hubungan antar selat, hubungan Taiwan-Amerika, hubungan Taiwan-Jepang, saat ini adalah kondisi yang terbaik. Ia menegaskan “Menolak perang, hanya ada teman” adalah tujuan yang harus kita upayakan.
Selain itu ketika ditanya soal isu “Pergantian Chu”, Presiden Ma menyampaikan bahwa beliau mendukung keputusan akhir dari partai.
Presiden Ma menyampaikan, “Dalam situasi pemilu yang penuh tantangan dan kemerosotan semangat, partai KMT semakin harus kompak dan tegar. Dalam situasi seperti ini, kami melihat ketika setengah tahun yang lalu dimana tidak ada yang bersedia dan berdiri dari KMT, Wakil Ketua Yuan Legislatif Hung Hsiu-chu memikul tanggung jawab ini, untuk itu kami sangat menghargainya. Dalam kondisi seperti ini, kami berharap, Ketua Eric Chu dapat terus berkomukasi lagi, saya akan mendukung keputusan dari pusat.”
Hung juga turut hadir dalam forum itu namun telah 40 menit, setelah presiden Ma selesai berpidato dan meninggalkan tempat kebetulan berpapasan di ruang tamu dan saat bersalaman ia mengatakan “Lapor pak presiden, saya disini menunggu untuk bersalaman dengan anda”. Presiden Ma membalas, “Kompak dan damai untuk meraih kemenangan”. Setelah bersalaman, kepala negara meninggalkan tempat.