History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Jumlah kasus dengue di Taiwan bertambah lagi 289 kasus

  • 05 October, 2015
  • Editor
Jumlah kasus dengue di Taiwan bertambah lagi 289 kasus
Penyemprotan obat nyamuk di Chiayi diteruskan sebagai upaya pembersihan lingkungan mencegah penyebaran demam berdarah

(Taiwan, ROC) Jumlah kasus demam berdarah (dengue) di Taiwan Minggu (4/10) bertambah lagi 289 kasus dibandingkan sehari sebelumnya, kembali mencatat rekor tertinggi baru sebanyak 20.530 kasus, demikian berdasarkan statistik terbaru yang dirilis Pusat Pengontrolan Penyakit (CDC) Senin (5/10).

Di dua wilayah paling serius, yaitu Tainan dan Kaohsiung, jumlah kasus dengue baru yang dilaporkan pada hari Minggu masing-masing bertambah 219 dan 63 kasus.

Dibandingkan angka kenaikan jumlah kasus per hari seminggu lalu yang masing-masing 244 dan 58 untuk Tainan dan Kaohsiung, kata Wakil Direktur Pusat Pengontrolan Penyakit Chuang Jen-hsiang (莊人祥), angka yang dicatat akhir pekan lalu menunjukkan penyebaran dengue di Taiwan sudah agak mereda.

Secara keseluruhan, catatan penyebaran dengue yang diawali 1 Mei menunjukkan, sampai hari Minggu, jumlah infeksi dengue di Tainan mencapai 17.497 kasus, Kaohsiung 2.699 kasus dan Pingtung 83 kasus.

Sementara itu, kalau dikonfirmasi, sebuah kasus kematian pada hari Minggu yang diduga disebabkan dengue akan menambah jumlah kematian total menjadi 56, sedangkan ada 56 kasus lain yang belum dikonfirmasi.

Chuang Jen-hsiang mengemukakan, upaya untuk mengontrol penyebaran wabah yang menular melalui gigitan nyamuk itu telah membuahkan hasil, namun efeknya hanya akan dirasakan setelah Oktober, dimana jumlah kasus dengue biasanya memuncak setiap tahun.

Menurutnya, warga tetap harus waspada terhadap kemungkinan bangkit kembalinya penularan dan berusaha membersihkan lingkungan, terutama kontener berisi air, agar saluran bagi nyamuk untuk berkembang biak bisa dikurangi seminimal mungkin.

Sekedar informasi, demam berdarah atau dengue adalah penyakit menular melalui gigitan nyamuk, biasanya terjadi pada musim panas. Tahun lalu, jumlah infeksi memuncak pada Oktober dan mereda pada Januari tahun ini.

CDC mengingatkan, warga harus secepatnya berobat kalau menderita gejala dengue seperti demam panas, sakit kepala, badan lemas, nyeri otot dan sendi, mual dan muntah-muntah.

Andaikata didiagnosa dan diobati pada masa dini, resiko kematian akibat dengue bisa direndahkan menjadi kurang dari 1%.

Komentar

Terbarumore