(Taiwan, ROC) - Beberapa hari sebelumnya dalam aksi demo anti pembangunan PLTN no 4, dimana pada saat jam kantor atau kerja terdapat sekelompok masyarakat yang menduduki jalan utama Chungshiao East Road, sehingga menyebabkan kelumpuhan lalu lintas yang ada. Bahkan beberapa waktu terakhir ini tersebar isu yang ingin menggerakkan masyarakat untuk melakukan aksi pelumpuhan kereta bawah tanah MRT. Berkenaan dengan cara penyaluran aspirasi dengan jalan melakukan pelumpuhan dan telah mempengaruhi lalu lintas yang ada, Menteri Kebudayaan Lung Ying-tai tidak dapat menerima cara yang dilakukan oleh sebagian masyarakat tersebut.
Lung Ying-tai menjelaskan bahwa jalan pemberontakan terhadap sistim tirani berbeda dengan jalur proses demokrasi. Taiwan adalah sebuah tempat yang berkehidupan sosial masyarakat demokratis, dimana bisa menyalurkan aspirasinya dengan berbagai sarana yang ada di dalam masyarakat, dan yang terpenting adalah menjunjung tinggi kualitas kehidupan sosial masyarakat tersebut.
Lung Ying-tai mengatakan, “Taiwan saat ini menganut paham demokrasi, dimana di tanganmu terdapat hak pemilu, misalnya mengikuti kegiatan rapat dengar pendapat, Anda juga memiliki hak untuk memilih bahkan menjatuhkan berbagai sistim yang ada di tangan. Mungkin lingkungan sosial masyarakat kita membutuhkan lebih banyak lagi komunikasi musyawarah, tetapi juga harus saling menghormati satu sama lainnya. Ada kemungkinan juga kehidupan sosial masyarakat kita membutuhkan perbaikan kualitas, entah apapun pandangan Anda, satu hal yang harus diterapkan adalah mengutamakan kualitas kehidupan sosial masyarakat yang ada.”
Lung Ying-tai mengatakan, pemerintah juga seharusnya melakukan komunikasi yang lebih mendalam dan jelas kepada masyarakat, tetapi dalam kehidupan sosial masyarakat yang ada, kita juga harus mampu menerima dan memahami perbedaan pendapat atau pandangan orang lain, dan sikap saling menghormati serta menerima adalah hal yang sangat penting artinya.