History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Gelar Acara Pembukaan Pekan Budaya Asing Paris

  • 29 September, 2015
  • Editor
Taiwan Gelar Acara Pembukaan Pekan Budaya Asing Paris
Pekan budaya asing Paris, Taiwan gelar acara pembukaan

(Taiwan, ROC)- Pekan budaya asing di Paris digelar, menampilkan ratusan kesenian kembang, tahun ini Taiwan juga berpartisipasi bekerjasama dengan Perancis merupakan negara yang paling mempedulikan perubahan iklim, dengan menggunakan konsep yang berkaitan dengan musik, literature, pertunjukkan, filem dokumentasi yang menguraikan sudut pandang manusia dengan ekosistem alam, untuk jenis kegiatan ini digelar pada tanggal 28.

Pekan budaya asing Paris yang diselenggarakan atas kerjasama dari berbagai kantor perwakilan negara yang ditempatkan di Perancis, sebagai bentuk kerjasama mewujudkan Paris yang akan membuka rapat pembahasan besar mengenai isu perubahan iklim, tahun ini pembahasan bertajuk “lingkungan kami”.

 

Kantor perwakilan Republik Tiongkok di Perancis pada tanggal 28 September di halaman kantor setempat, mengadakan kegiatan peresmian dan jamuan teh, mengundang musisi Lee Hsien(李賢) untuk tampil membawakan alat musik saxophone, dipadukan dengan penari Wu Wun-chin(吳文欽) yang sangat lincah nan indah, masih ada lagi penulis Liu Ka-hsiang(劉克襄) yang membawakan syairnya.

  

Acara meliputi pertunjukan paduan musik saxophone dari Lee Hsien(李賢) dan tarian dari Wu Wun-chin Lee Hsien(李賢) dalam tema Guang ying zhe ge, arti: lagu bayangan sinar; Liu Ka-shiang memberikan paparan yang bertajuk satu pulau besar dengan alam natural”; “Lee Hsien dan Liu Ka-shiang juga mempersembahkan lintas arus musik dan literasi yang bertema “bumi dan laut”, pembacaan syair dari Liu Ka-shiang menarik suara saxophone Lee Hsien(李賢), denting piano dari Lin Wen-huei(林文卉) dan suara soprano dari Wei Tsui-ping(魏翠萍).

  

Masih ada lagi filem karya dari Hung Chun-hsiu(洪淳修) yang berjudul The Lost Sea, mencatat paleontologi hewan belangkas yang dikarenakan ulah manusia melakukan reklamasi lahan yang menghapus jejak cerita; juga filem dokumenter yang ditayangkan di saluran televisi publik CTV berjudul suku “Smangus”, Liu Ka-hsiang bersama dengan pelajar Perancis melakukan dialog berdiskusi.

Komentar

Terbarumore