(Taiwan, ROC) Dobrakan kembali dicapai dalam upaya perkembangan diplomasi Taiwan dengan dipastikannya rencana dibukanya kantor representatif Taiwan di Myanmar dalam waktu dekat.
Surat kabar United Daily News (UDN) Taiwan melaporkan pada hari Minggu (27/9), kantor representatif Myanmar di Taiwan telah dibuka beberapa saat lalu, dan sekarang Taiwan akan segera membuka kantor perwakilan di Myanmar, menunjukkan keberhasilan dalam kebijaksanaan “berkembang ke selatan” yang dipromosikan administrasi Presiden Ma Ying-jeou.
UDN mengutip pejabat Kementrian Luar Negeri yang mengemukakan dua faktor bagi keberhasilan perkembangan hubungan perdagangan dengan Myanmar, yang pertama adalah kebijakan reformasi dan keterbukaan yang dipromosikan Yangon sejak tahun lalu, yang kedua adalah dipromosikannya pendidikan Tionghoa perantau oleh Komisi urusan Tionghoa perantau.
Faktor pertama memungkinkan kedua negara untuk mewujudkan rencana saling menukar kantor representatif; sementara faktor kedua telah melancarkan kerja sama antara pengusaha Taiwan dan warga Tionghoa perantau setelah tamat sekolah di Taiwan dan pulang ke kampung halaman masing-masing.
UDN juga mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri David Lin Yung-lo (林永樂) ketika merespon usul dilaksanakannya kebijakan “berkembang ke selatan” yang diajukan kandidat presiden partai oposisi Partai Progresif Demokratik (DPP) Tsai Ing-wen (蔡英文).
Menurut Lin, kebijakan tersebut telah dipromosikan adminstrasi Presiden Ma Ying-jeou sejak inaugurasinya dan sebenarnya telah membuahkan hasil, maka bukannya tidak pernah dilakukan oleh Kementrian Luar Negeri sebagaimana dikritik oleh Tsai.