(Taiwan, ROC) – Ditengah keadaan ekonomi yang semakin memburuk, jumlah tenaga kerja yang “libur tak digaji” semakin banyak, menimbulkan banyak pandangan kejadian tahun 2011 terulang kembali. Menteri Tenaga Kerja Chen Hsiung-wen (陳雄文), pada hari Jumat (9/25) saat pertemuan dengan Yuan Legislatif menjelaskan, walaupun jumlah tenaga kerja libur tak digaji pada bulan ini bertambah sekitar 800 orang, namun dibanding krisis ekonomi tahun 2011 yang berjumlah lebih dari 10 ribu orang, keadaan ini masih belum parah, hanya akibat beberapa perusahaan saja yang bermasalah.
Chen mengatakan,《外:150925-07陳雄文(男)19"》 “Bulan ini bertambah 800 orang, apabila dibandingkan dengan krisis ekonomi tahun 2011 yang terdapat sekitar 10 ribu pekerja libur tak digaji, sekarang yang 800 orang ini memang ada kencenderungan, namun tidak begitu parah.”
Selain itu Chen menambahkan, berdasarkan data statistik sejak krisis ekonomi tahun 2008, tercatat ada 200 ribu orang pekerja libur tak digaji. Terhadap 800 orang ini, memang ada tanda-tanda, namun masih belum begitu jelas.
Menteri Ekonomi John Deng Chen-chung (鄧振中) menyatakan, saat ini keadaan pekerja libur tak digaji belum begitu terlihat jelas, namun apabila ada perusahaan yang mengalami hal tersebut, maka Kementerian Ekonomi akan membantu dengan mengirimkan tim kesana.