(Taiwan, ROC) – Pesta Demokrasi Republik Tiongkok akan dilakukan tanggal 16 Januari 2016, mengenai tata cara pemilu untuk peranakan Tionghoa yang ada di luar negeri, Menteri Dewan Urusan Peranakan Tionghoa (OCAC) Chen Shyh-kwei pada hari Kamis tanggal 24 September, saat menerima wawancara di Komisi Pertahanan Nasional menyampaikan, untuk peranakan Tionghoa yang berencana pulang untuk mencoblos di pemilu tahun depan, harus mendaftarkan diri terlebih dahulu dan pendaftaran sudah dibuka, dihimbau agar warga segera mendaftarkan diri.
Menteri OCACmenyampaikan, “Untuk peranakan Tionghoa yang ingin mencoblos harus mendaftarkan diri dulu dan pendaftaran dibuka dari tanggal 16 September hingga 7 Desember.”
Ketika ditanya apakah jumlah peranakan Tionghoa yang akan kembali? Menteri menjelaskan harus menunggu hingga tanggal 7 Desember dan setelah konfirmasi dari instansi Catatan Sipil baru bisa diketahui berapa jumlah warga yang akan pulang untuk memilih, saat ini sulit untuk memprediksinya, namun berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya kira-kira ada ribuan orang, namun angkanya masih jauh di bawah pengusaha Taiwan yang ada di Daratan Tiongkok.
Ia juga menuturkan, peranakan Tionghoa kebanyakan berlokasi di Amerika dan Asia Tenggara, pihaknya melalui jaringan pusat peranakan Tionghoa di Amerika telah menyampaikan himbauan terkait, sedangkan untuk kawasan Asia Tenggara dilakukan melalui perkumpulan pengusaha dan organisasi peranakan Tionghoa, diharapkan untuk peranakan Tionghoa yang masih memiliki kewarganegaraan Republik Tiongkok segera untuk mendaftarkan diri.