(Taiwan, ROC) – Presiden Daratan Tiongkok, Xi Jin-ping, akan melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama tanggal 25 September mendatang. Perwakilan Yuan Legislatif partai Kuomingtang (KMT), Lin Yu-fang, pada hari ini (23/9) pada pertemuan dengan Menteri Luar Negeri David Lin Yong-lek di Yuan Legislatif, menanyakan apakah Amerika telah memberikan informasi terkait pertemuan ini kepada pemerintah Republik Tiongkok dan Perwakilan Republik Tiongkok di Amerika? David Lin menyatakan bahwa, hubungan antara Amerika dan Republik Tiongkok sangat baik sehingga terkait pembicaraan “Pertemuan Obama-Xi”, kami sudah sangat jelas.
David Lin mengatakan: “Terhadap topik pembicaraan, kami sudah sangat jelas termasuk pembahasan tentang Taiwan. Posisi Amerika juga sudah sangat jelas bahwa mereka juga tidak akan merugikan kita. Jadi keadaanya seperti apa, kami sangat jelas”
Lin Yu-fang lebih lanjut menanyakan kepada David Lin terkait pandangan Amerika terhadap rencana Pemerintah dalam pembangunan landasan terbang di Pulau Taiping dan pemasangan meriam. David Lin menyatakan, Amerika bersikap yakin.
David Lin mengatakan: “Saya rasa Amerika sangat yakin atas tindakan kita, termasuk usul Presiden tentang Prakarsa Perdamaian Laut Selatan, Amerika juga menyatakan sikap yang mendukung. Saya rasa Amerika juga mengerti peran kita adalah kerjasama perdamaian dan Amerika sangat jelas dengan hal ini.”
Selain itu, terhadap isu kerjasama diplomatik antara Daratan Tiongkok dan Vatikan, David Lin menyatakan, informasi tersebut hanyalah isu dan dapat dipastikan sikap Vatikan jelas sebatas kebebasan beragama. David Lin menambahkan, hubungan Republik Tiongkok dan Vatikan sangat stabil dan kedua belah pihak juga melakukan kerjasama dalam membantu pengungsi dari Timur Tengah, namun Kemenlu akan terus melakukan komunikasi untuk memastikan keadaan terkait.