(Taiwan, ROC) – Pada hari ini (22/9) Perdana Menteri Mao Chi-kuo, saat mendapat panggilan dari Yuan Legislatif terkait penggunaan kartu identifikasi warga Taiwan, menyatakan, setelah pemerintah menyatakan keberatan, disaat bersamaan Kantor Urusan Taiwan di Daratan Tiongkok segera memberikan respon positif.
Mao Chi-kuo mengatakan: “Kantor Urusan Taiwan di Daratan Tiongkok dengan jelas memberikan respon terhadap permintaan kami, termasuk data yang tertera dalam kartu identifikasi warga Taiwan harus sama dengan surat perjalanan warga Taiwan ke Daratan Tiongkok dan fungsinya hanya untuk perjalanan. Mereka memberikan respon yang positif. Terhadap kelanjutannya, kami masih terus mengikuti perkembangannya.”
Namun anggota Yuan Legislatif Partai Kuomintang(KMT) Lu Shiow-yen menyatakan, antar selat mempunyai sebuah mekanisme yang jelas, tetapi hal tersebut hanya sebuah formalitas. Lu Shiow-yen menyatakan, apabila pemerintah hanya menyampaikan secara lisan, maka akan dipandang rendah oleh Partai Komunis Daratan Tiongkok dan masyarakat Taiwan sendiri. Oleh karena itu Lu Shiow-yen menyarankan, demi menghormati pihak Taiwan, maka “pertemuan Hsia- Zhang” yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober, diharapkan dapat ditunda.
Lu Shiow-yen melanjutkan, apabila pihak Daratan Tiongkok tidak memperdulikan, apakah “pertemuan Hsia-Zhang” akan tetap dilaksanakan? Mao Chi-kuo menyatakan, akan mempertimbangkan masukkan dari Yuan Legislatif.
Mao Chi-kuo mengatakan: “Saya rasa akan jadi pertimbangan kita, dan pasti jadi bahan pertimbangan.”
Ketua kantor Urusan Daratan Tiongkok Andrew Hsia memberikan keterangan, Daratan Tiongkok baru memberitahu setelah diberlakukan 2 hari, kurang jelas kapan pastinya. Kantor Urusan Daratan Tiongkok saat ini masih terus berkomunikasi dan mengharapkan apabila ada hal besar seperti ini dapat memberikan waktu yang cukup untuk merespon.