(Taiwan, ROC) – Pasukan tempur angkatan bersenjata membeli perlengkapan pribadi menjadi topik pembahasan, Kementerian Pertahanan pada hari ini(9/22) merilis konferensi pers menyampaikan dana anggaran kemenhan akan dipergunakan untuk meningkatkan kemajuan perlengkapan militer.
Juru bicara kemenham Luo Shou-he(羅紹和) mengatakan, guna mengintegrasi sumber daya yang terbatas dan tugas kemenhan, saat bersamaan juga mempertimbangkan kebijakan pertahanan nasional, dengan demikian anggaran kemenham akan memprioritaskan pengeluaran wajib.
Luo Shou-he mengatakan mengatakan: “seperti contohnya promosi perekrutan tentara, selanjutnya adalah anggaran untuk biaya pemeliharaan perlengkapan dan biaya program berkesinambungan, sebagai contoh pembelian komponen peralatan dan pemeliharaan, amunisi utama juga perlu untuk diup-grade, yang terakhir adalah melihat elastisitas anggaran, apakah dapat mencakup keperluan maupun menambah program baru.”
Mengenai persediaan kostum kamuflase militer, kepala divisi untuk bagian perlengkapan militer, kemenham Tsui Chung-jie(崔宗傑) mengatakan, kostum merupakan perlengkapan umum dalam lingkungan perang, mengadopsi kostum seragam yang sama, 3 angkatan bersenjata akan menggunakan kostum berseragam, agar terhindar adanya pemborosan biaya, maka tetap menggunakan kostum militer lama anti inframerah, dan tidak lagi mempersiapkan dana anggaran untuk perubahan persediaan yang ada.
Mengenai persiapan perang, Tsui Chung-jie(崔宗傑) mengatakan, mempertimbangkan pasukan tempur angkatan darat dimulai tahun 2009 membeli helm pelindung, rompi anti peluru mengalami aus, kemenham telah melakukan pembelian perlengkapan produk baru, diprakirakan bulan Desember akan memperoleh produk tersebut.
Tsui Chung-jie mengatakan: “mempertimbangkan penggunaan perlengkapan yang telah berjalan selama 4 tahun, sebagian mengalami aus dapat menurunkan efektivitas perlengkapan, saat ini telah membeli rompi anti peluru dan rompi pelindung sejumlah 3.000 buah, diprakirakan pada bulan Desember mendatang barang tersebut akan diperoleh, sisanya akan didistribusikan untuk angkatan darat, pada tahun 2017 kami akan menyusun anggaran sebagai persiapan.”
Di samping itu, ada media memberitakan militer membeli perlengkapan pribadi untuk menghadapi pemeriksaan, Tsui mengatakan, kemenham telah menyelesaikan integrasi bar code penghubung database, menghubungkan penerimaan produk militer, di data dalam akuntansi, tercatat dalam stok persediaan dan fungsi lainnya, sama sekali tidak ada pemalsuan; Ia juga mengatakan, telah mengajukan permohonan, namun masih belum mendapat produk subsidi, saat pemeriksaan peralatan muatan berat tidak akan tercatat sebagai item yang hilang, guna menghindari adanya petugas yang melakukan pembelian secara pribadi.