(Taiwan, ROC) Sebuah festival kebudayaan Indonesia digelar di Kota Taipei Baru pada hari Minggu (20/9) siang, diramaikan oleh sekitar 3.000 tenaga kerja Indonesia, imigran baru dan warga Taiwan.
Disponsori bersama oleh pemerintah Kota Taipei Baru dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, Festival Budaya Nusantara 2015 memfitur pertunjukan tarian Reog, konser musik band Lyla dari Indonesia serta dua band migran Indonesia di Taiwan yaitu Door and Roll serta X-series, dan menawarkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pijat.
Acara yang digelar di Lapangan Sipil di depan Balai Kota Taipei Baru di Distrik Banqiao itu dibuka bersama oleh Walikota Taipei Baru Eric Chu Li-luan (朱立倫) dan Ketua KDEI Taipei Arief Fadilla.
Melalui kata sambutannya, Chu pertama-tama menyapa massa dengan “Apa kabar?” dalam bahasa Indonesia, mendapatkan respon hangat dari peserta. Dia kemudian berterima kasih kepada para buruh migran Indonesia atas sumbangan mereka pada pertumbuhan ekonomi Taiwan, dan mengungkapkan harapan agar kegiatan tahunan ini bisa membuat lebih banyak warga Taiwan menyelami kebudayaan Indonesia.
Fadilla, sementara itu, berterima kasih atas kepedulian yang ditampilkan pemerintah Kota Taipei Baru, khususnya Walikota Eric Chu, terhadap kehidupan para BMI, juga berharap acara tahunan ini bisa menjadi suatu jembatan bagi keharmonisan kehidupan antara warga Taiwan dan warga Indonesia di Taiwan.
Sekedar informasi, saat ini ada lebih dari 36.000 tenaga kerja Indonesia dan hampir 4.000 imigran dari Indonesia di Kota Taipei Baru.