(Taiwan, ROC) - Setelah beberapa hari, aksi demonstrasi anti PLTN telah mengepung gedung Yuan Legislatif dan memblokir pintu keluar-masuknya, bukan hanya menghalang tetapi juga menahan kendaraan legislator yang keluar dan masuk bahkan menduduki jalan utama Stasiun Kereta Api Taipei dimana telah mengganggu hak pejalan kaki dan pengguna jalan.
Yuan Eksekutif pagi ini (30) mengundang Agen Polisi Nasional, Kementerian Kehukuman, Pemerintah Kota Taipei dan instansi terkait untuk membahas langkah antisipasi. Wakil Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Chen Chweng-jing (陳純敬) dalam wawancaranya menyampaikan, tindakan sekelompok demonstran beberapa hari ini sudah melanggar hukum, bukan hanya telah mengganggu hak jalan rakyat, bahkan menantang otoritas publik, pemerintah tidak bisa terima dengan sikap provokatif itu.
Karena masih ada beberapa kegiatan di jalan, lanjutnya, instansi terkait akan bernegosiasi dalam rapat untuk mencari jalan keluar untuk menertibkannya, agen polisi nasional menegaskan pasti akan mengambil tindakan yang tegas.
Ia menyampaikan : Kepada otak pelaku, resividis atau provokator akan ditindak dengan tegas. Mengenai cara menindaknya, Kementerian Kehukuman dan Agensi Polisi Nasional akan bermusyawarah merujuk kepada peraturan yang ada, tentu akan bertindak dibawah hukum
Ia menuturkan, polisi bertanggung jawab untuk menangkap, menyidik masyarakat pelanggar, mengenai penahanan adalah tugas jaksa. Walau aksi demonstrasi bukan tindakan pidana yang berat, tidak dapat menjadi alasan untuk menahan tapi kepolisian akan mengumpulkan bukti yang kemudian diserahkan kepada kejaksaan sebagai bahan pertimbangan, sedangkan untuk pelaku resividis dan kekerasan bisa ditahan dengan alasan pencegahan, diharapkan cara ini mempunyai dampak positip.
Mengenai tindak lanjut, katanya, termasuk pembebasan dan syarat penahanan karena ini berhubungan dengan opini hukum dan lintas kementerian, maka instansi terkait akan membahasnya lebih mendetil.