(Taiwan, ROC) – Kapal Der Maan Fure No.3 yang ditahan oleh pihak Filipina selama kurang lebih 3 bulan, pada hari Kamis tanggal 17 September, telah selesai menjalani proses hukum dan diperkirakan akan tiba kembali ke Taiwan dalam 2 hari.
Pejabat Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Filipina dalam konferensi pers menyatakan, Kapal Der Maan Fure No.3 telah meninggalkan pelabuhan San Vicente sekitar pukul 08.30 pagi.
Kapal Der Maan Fure No.3 masuk perairan utara Filipina pada tanggal 11 Juni, kapal diam tak bergerak dan dipasang Bendera Filipina. Kapten Kapal bermarga Lin dan teknisi bermarga Wu serta awak kapal dibawa ke Aparri untuk diperiksa dan kemudian ditahan di pelabuhan San Vicente.
Menurut peraturan perikanan Filipina, apabila kapal asing masuk dan menangkap ikan di perairan Filipina, maka akan didenda sebesar US$ 600 ribu hingga 1 juta. Namun setelah melalui kerja keras Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Filipina, pihak Filipina setuju menurunkan denda menjadi US$ 60 ribu.
Kapal Der Maan Fure No.3 telah membayar denda pada awal bulan Juli, namun dikarenakan dalam waktu 10 hari setelah kejadian tidak memberikan “surat bantahan” (affidavit counter) dan telah dituntut oleh pihak kejaksaan, maka pihak Biro Perikanan setuju untuk mengikuti prosedur hukum yang ada dan melakukan pemeriksaan ulang.
Pada bulan Agustus, pihak jaksa penuntut telah mencabut tuntutannya dan Kapal Der Maan Fure No.3 yang dibantu oleh Kantor Perwakilan Republik Tiongkok, agen perkapalan dan pengacara, telah selesai menjalani proses pemeriksaan dari Biro Investigasi, Bea Cukai dan Keimigrasian Filipina. Kapal Der Maan Fure No.3 baru dapat kembali ke perairan pada tanggal 14 setelah sempat terhempas ombak dan badai topan Goni yang membuat kapal terdampar ke daratan sejauh 20 Meter dari pantai.