(Taiwan, ROC) – Kementerian Ekonomi (Kemenko) hari ini (16) mengumumkan statistik omset dari sektor manufaktur caturwulan ke-2 tahun 2015 sebesar NT$ 6,4 triliun yang mengalami penurunan sekitar 3% dibanding tahun sebelumnya. Turunnya harga minyak dunia dan persaingan produk industri tradisional menjadi penyebab utama turunnya omset perindustrian. Namun pada industri pembuatan elektronik dan optik mengalami kenaikan sebesar NT$ 2 triliun, atau 9% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini akibat banyaknya jumlah permintaan terhadap barang elektonik atau produk keperluan sehari-hari.
Selain harga minyak dunia yang menurun, pengaruh persaingan dengan produk indutri tradisional dunia membuat banyak penurunan laba pada bidang industri lainnya. Diantaranya, industri bahan kimia yang mengalami penurunan sebesar 7,5%, industri minyak bumi dan batubara sebesar 21,5% dan bahkan industri logam dasar juga mengalami penurunan sebesar 15%.
Berdasarkan statistik Kemenko, jumlah laba sektor manufaktur pada semester awal sebesar NT$ 12,8 triliun, turun 0,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh penurunan produksi di bidang minyak bumi dan batu bara sebesar NT$ 299,4 miliar, atau penurunan sekitar 27%.