History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Wabah Demam Berdarah Taiwan Tembus 10 Ribu Kasus Penambahan di Tainan Berkurang

  • 15 September, 2015
  • Editor
Wabah Demam Berdarah Taiwan Tembus 10 Ribu Kasus  Penambahan di Tainan Berkurang
Demam berdarah merebak hingga Taitung

(Taiwan – ROC) Wabah demam berdarah terus merebak di wilayah selatan Taiwan, tidak saja kota Tainan yang situasinya parah, wilayah-wilayah disekitarnya juga turut terbawa, sehingga jumlah pasien terjangkit sudah mencapai 1030 kasus.

 

Berdasarkan data Badan Pengawsan dan Pencegahan Penyakit terbaru yang diumumkan hari selasa (15/9), untuk satu hari, tanggal 14 September, jumlah pasien yang terjangkit demam berdarah sebanyak 296 orang, dari jumlah ini yang paling banyak adalah Tainan, ada 237 orang yang terjangkit; selain itu, wilayah Taitung yang selama ini tidak ada kasus demam berdarah, saat ini sudah ada 1 orang yang dipastikan terjangkit, pasien ini sebelumnya sempat berkunjung ke Taiwan, dengan munculnya kasus demam berdarah di Taitung, berarti demam berdarah sudah merasuk ke seluruh pelosok wilayah pulau Taiwan.

 

Meskipun jumlah kasus demam berdarah di Taiwan telah menembus angka 10 ribu kasus, tetapi kecepatan peningkatan penyebaran kasus beberapa hari ini terlihat lebih melamban dibandingkan hari-hari sebelumnya, penyebab utamanya adalah berkurangnya penambahan pasien yang terjangkit di kota Tainan

Kepala bagian penyakit menular kedokteran kanak-kanak Rumah Sakit Nasional Taiwan, Huang Li-min mengemukakan, ini memang dapat mencerminkan situasi pemulihan epidemi, tetapi masih perlu dipantau selama satu pekan lagi, apabila situasi dapat terus bertahan seperti sekarang ini, maka ini memperlihatkan adanya pemulihan

Huang Li-min mengatakan:“Situasi pemulihan pada saat sekarang ini bukanlah hal yang tidak mungkin, pada saat semua orang menjadi khawatir, epidemi lebih dapat terkendali, karena media terus memberitakan, kemudian ada juga teman yang terjangkit, begitu pula tetangga dan teman kerja, maka mereka jadi khawatir, begitu mereka waspada, maka wabah epidemi dapat terkontrol; apabila hal seperti ini dapat terus bertahan selama 1 pekan, penambahan kasus juga dapat dipertahankan seperti sekarang ini, ini berarti wabah epidemi akan mulai berkurang.” 

 

Wabah demam berdarah memuncak, Yuan Eksekutif telah membentuk Pusat Komando Penanggulangan Wabah Demam Berdarah yang pagi hari ini untuk perdana mengelar pertemuan pakar. Huang Li-min menegaskan, saat ini pemerintah sudah dengan agresif melakukan imunisasi, meskipun demikian untuk berberapa tahun ini demam berdarah masih merupakan ancaman besar, ia beranggapan harus membahas agar nantinya pemerintah memasukkan penelitian dan pengembangan vaksin demam berdarah ke dalam perencanaan pencegahan penyakit nasional.

Komentar

Terbarumore