Selama satu dekade ini, Asia selalu mengandalkan penjualan produknya ke Negara-negara barat untuk mengembangkan perekonomiannya, tetapi mesin pengerak ini telah kehilangan kemampuannya, hal ini menjadi ancaman bagi perkembangan ekonomi setempat.
Dalam laporan The Wallstreet Journal tanggal 28 waktu setempat membeberkan, Daratan Tiongkok, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan, 4 negara pengekpor terbesar dunia, nilai ekspor pada kwartal pertama tahun ini turun 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penurunan ekspor Daratan Tiongkok yang paling menjadi perhatian, pemerintah Beijing pada tanggal 25 April lalu mengumumkan pemasukan pada kwartal pertama tahun ini berkurang, merupakan terendah dalam 3 tahun terakhir.
Jika dilihat dari 20 tahun sebelumnya, setelah tahun 1997 terjadi krisis ekonomi Asia dan tahun 2001 pecahnya gelembung teknologi, nilai eksport Asia mengalami penurunan drastic, tetapi seiring dengan memulihnya ekonomi global, tingkat pertumbuhan dalam satu tahun lebih setelahnya telah kembali pada angka 2 digit.
Meskipun situasi kali tidak sampai terjadi, tingkat pertumbuhan ekspor Asia sejak tahun 2010, sejak pengaruh kuat dari krisis ekonomi global sehingga terus mengalami penurunan, saat ini apabila perekonomian AS telah menunjukkan pemulihan, tetapi untuk dapat kembali pada situasi awal sepertinya masih sulit.
Ekspor Daratan Tiongkok, Jepang, Taiwan dan Korea Melamban Perekonomian lesu
- 29 April, 2014
- Editor
Komentar
Terbarumore
- PMI Memperkosa Penerjemah dan Ancam Akan Membunuhnya, Pengadilan Jatuhkan Ganti Rugi NT$560 Ribu
- Peringkat Daya Saing Taiwan Versi IMD Naik ke Posisi ke-6, Terbaik Sepanjang Sejarah
- Tertunda lebih dari 1 Bulan, Kapal Selam Hai Kun Resmi Memulai Uji Coba Laut Hari Ini
- Binaragawan Taiwan Gondol Medali Emas IFBB di Kariman Ajman
- Pemuda Taichung “Tak Berdokumen” Dikurung Bertahun-tahun, Dinas Sosial Akan Bantu Pengurusan Dokumen dan Pekerjaan
- Dain Dain Hamburger “Go International”? Foto Profil Jadi Pria India & Rajin LIVE, Warganet Terpingkal!